Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 19.1 ° C

Diawali Mimpi Didatangi Kakek, Warga Ramai-ramai Menggali Sumur Tua

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi sumur tua.*/ANTARA
FOTO ilustrasi sumur tua.*/ANTARA

SERANG, (PR).- Warga Cinanggung, RT 07, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang menemukan sebuah sumur tua. Berawal dari mimpi sejumlah warga yang didatangi oleh seorang kakek dan meminta untuk membersihkan sebuah sumur yang berada di belakang musala.

Ketua Pemuda Lingkungan Cinanggung Anisulhi mengatakan, ada banyak warga yang mimpi didatangi oleh seorang kakek dan dibawa ke lokasi sumur tua tersebut. Termasuk dirinya, yang sempat dimimpikan beberapa kali untuk menggali dan membersihkan sumur yang sudah lama tidak terpakai.

"Kebetulan orangnya saya sendiri yang diberi mimpi. Dan bukan cuma saya, tapi ada banyak, beberapa warga lainnya juga sama. Tapi beda-beda versinya, intinya minta digali, dibersihkan dan difungsikan kembali sebagai sumber air," katanya, Selasa 8 Oktober 2019.

Menurut sejarah orangtua zaman dulu, kata dia, sumur tersebut menjadi sumber mata air di empat kampung. Yakni, Cinanggung, Penancanangan, Kaligandu dan Cigabus. Bahkan, air dari dalam sumur tua itu dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit dan menyembuhkan sakit tahunan.

"Air itu dipercaya dapat mengobati orang yang sakit. Bahkan tak jarang orang dari luar Banten pun datang untuk meminta air tersebut. Dari Cirebon datang untuk meminta air dari sumur ini. Katanya orang itu lagi sakit dan disuruh dateng kesini buat ambil airnya," ucapnya.

Ia juga menjelaskan, awalnya sumur tersebut tertutup lumpur dan berlumut sebelum dilakukan penggalian. Namun, setelah dilakukan penggalian mulai terlihat bentuk sumur berikut pondasinya. Ia juga menduga, kalau sumur tua itu merupakan peninggalan sultan di masa lalu. "Sudah dibersihkan, ada kali lima truk lumpurnya. Sudah keliatan sekarang sumurnya," katanya.

Untuk sementara ini, karena airnya masih bercampur lumpur, warga bergotong royong membersihkan dan mencoba memfungsikan kembali. "Kami bersihkan dulu dari lumpur, dikuras dan nanti akan difungsikan kembali. Karena air ini kan juga berkah, dan dianggap air hikmah. Jadi akan kami rawat kembali," ucapnya.

Sementara dari pihak Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan mengenai penemuan sumur tua tersebut. "Belum ada laporan, kami juga belum tau adanya penemuan sumur itu. Kalau untuk cagar budaya, kami belum bisa memastikan. Karena belum melihat langsung ke lokasi," kata Pelaksana Lapangan dari BPCB Banten Yanuar Mandiri kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri.***

Bagikan: