Pikiran Rakyat
USD Jual 14.024,00 Beli 14.122,00 | Umumnya berawan, 24.5 ° C

2020 Mulai Reaktivisasi Rel Kereta Api Rangkasbitung-Pandeglang

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI kereta api.*/DOK. PR
ILUSTRASI kereta api.*/DOK. PR

PANDEGLANG, (PR).- Reaktivasi rel kreta api Rangkasbitung-Pandeglang akan segera digarap, namun dalam penggarapan tersebut masih dalam tahap sosialisasi pembersihan jalur dan pengukuran.

Kepala Biro Perkeretaapian Jakarta Banten, Rode Paulus mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi tersebut untuk mengejar target segmen satu, agar masyarakat yang terkena dampak land clearing untuk bisa diajukan mendapatkan santunan kerohanian.

"Setelah dilakukan sosialisasi, rencana minggu depan akan dilakukan pengukuran. Kita juga akan melihat data dari BPN, mana tanah yang milik warga, mana tanah yang milik PT KAI, supaya nanti setelah dilakukan pengukuran mana yang permanen, mana yang semi permanen. Nanti akan dihitung nilai santunan yang akan disampaikan kepada gubernur, supaya nanti berapa persen nilai yang akan diberikan kepada masyarakat," kata Rode, Selasa 8 Oktober 2019.

Ia mengatakan, setelah dilakukan pengukuran dan penilaian, masyarakat akan mendapatkan santunan kerohanian dan dipersilakan untuk meninggalkan lokasi, agar segera dilakukan pembangunan kontruksi

"Kalau setelah dilakukan penilaiannya, nanti santunannya akan disampaikan kepada masyarakat. Direncanakan target kami di awal 2020, supaya nanti tidak berselang lama mereka nanti akan meninggalkan lokasi, nanti kami akan melakukan persiapan konstruksi. Adapun pembangunan konstruksinya itu bisa jadi memakan dua tahun," ucapnya.

Saat ini, pihaknya tengah konsentrasi untuk melakukan reaktivasi rel pada segmen satu, namun dalam waktu yang tidak lama juga akan segera dilanjutkan pada segmen dua.

"Kita mulai dari segmen satu dulu dari Rangkas sampai Pandeglang dahulu, baru nanti diteruskan segmen kedua dari Pandeglang sampai Labuan. Adapun panjangnya dari segmen pertama tersebut adalah 18,7 kilometer, kalau untuk total semuanya itu 56,7 kilometer," ujarnya.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, dirinya berharap dalam pembangunan rel kreta api tersebut bisa berjalan dengan lancar, agar bisa menopang proyek strategis nasional lain. Selain itu, juga bisa kembali menghidupkan perekonomian masyarakat.

"Saya sangat berharap pada program ini, minimal sampai Kadomas dulu bisa berjalan lancar. Kalau ada masyarakat yang merasa macet segera koordinasikan dengan bupati, camat paling tidak kades bisa mengetahui. Saya harap tidak ada yang membuat kegaduhan," ucapnya kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik.***
 

Bagikan: