Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Formasi Minta Menpora Jangan dari Politisi

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI unjuk rasa.*/DOK. PR
ILUSTRASI unjuk rasa.*/DOK. PR

SERANG, (PR).- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Federasi Olah Raga Mahasiswa (Formasi) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin Banten menggelar aksi di Jalan Jenderal Sudirman, Ciceri, Kota Serang. 

Dalam aksinya, mereka menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar memilih Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) bukan dari kalangan politisi. Karena, rentan terlibat kasus korupsi. Hal itu menyusul ditetapkannya sebagai tersangka Menpora Imam Nahrawi dalam kasus suap dana hibah KONI sebesar Rp 26 miliar. 

"Intinya Presiden harus selektif, jangan pilih Menpora dari kalangan politisi," kata Koordinator aksi Dede Nahrudin disela aksinya, Jumat 20 September 2019.

Menurutnya, maraknya kasus korupsi dalam tubuh olah raga di Indonesia menjadi penyebab tidak majunya keolahragaan. Bahkan, malah semakin mundur. "Kemenpora yang menaungi keolahragaan di Indonesia tidak bisa memaksimalkan perannya, karena adanya politisi yang ikut andil dalam tubuh Kemenpora," ucap dia. 

Atas dasar itu, pihaknya menuntut Presiden tegas untuk tidak melibatkan politisi menjadi bagian dalam Kemenpora jika menginginkan kemajuan dalam olah raga Indonesia. "Bersihkan Kemenpora dari politik, ciptakan instansi yang bersih di Kemenpora," tuturnya seperti dilaporkan Masykur Ridho. 

Selain itu, pihaknya juga meminta KPK terus membersihkan tubuh Kemnpora dari orang-orang yang diduga terlibat aksi korupsi. Karena, ujar dia, korupsi tidak mungkin dilakukan seorang diri tetapi dilakukan secara berjamaah. 

"Sudah jelas bahwa korupsi merupakan hal yang bersifat berjamaah, dan yang pasti masih banyak sekali orang-orang korup didalam tubuh Kemenpora ini," ujarnya. 

Diketahui, Menpora Imam Nahrawi diduga menerima uang pelicin dari sejumlah pejabat KONI agar dana hibah dapat segera cair. Imam Nahrawi sendiri merupakan politisi atau kader dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).***

Bagikan: