Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 32 ° C

Perahu Dihantam Gelombang Tinggi, Dua Nelayan Hilang

Eviyanti
ILUSTRASI nelayan menghadapi gelombang tinggi.*/DOK. PR
ILUSTRASI nelayan menghadapi gelombang tinggi.*/DOK. PR

CILACAP, (PR).- Dua orang nelayan hilang ditelan ombak setelah perahu jukung Setia Maju Putra yang diawaki tiga orang nelayan terbalik dihantam ombak di perairan Pantai Lengkong, Kelurahan Mertasinga, Cilacap Utara, Jawa Tengah, Senin, 16 September 2019.

Dua nelayan tersebut hingga kini masih dalam pencarian, yaitu Maryono (55), warga Desa Brebeg, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, dan Aris Suseno (27), warga Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara. 

"Kami masih melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang hilang di sekitar Pantai Lengkong, pencarian masih di sekitar lokasi," kata Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono.

BMKG Cilacap pada 16 September 2019 sempat mengeluarkan peringatan dini mengenai tingginya potensi cuaca buruk, gelombang sepanjang  wilayah perairan selatan Jateng-DIY dan Samudra Hindia selatan yang mencapai 4-6 meter.

Sekitar pukul 12.00 WIB perahu jukung Setia Maju Putra diperkirakan akan kembali ke darat. Tiba-tiba dari arah selatan datang ombak besar, lalu menghantam perahu. Kejadian itu menyebabkan tiga penumpangnya tercebur ke laut. Salah seorang nelayan selamat setelah ditolong sejumlah orang yang tidak jauh dari lokasi peristiwa.

Akan tetapi, dua nelayan lainnya yaitu Maryono dan Aris tidak sempat tertolong. Keduanya langsung hilang terseret gelombang sampai ke tengah lautan.

"Laporan yang masuk ke Basarnas sekitar pukul 12.30 WIB, kami langsung terjunkan tujuh personil intuk melakukan pencarian," tuturnya.

Adapun pusat tekanan rendah dan pola angin berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Jateng-DIY maupun Samudra Hindia.***

Bagikan: