Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Macet di Perlintasan, Cayla Berpenumpang 5 Orang Tersambar Kereta

Tim Pikiran Rakyat
KONDISI mobil Toyota Cayla nomor polisi B 2745 BZA pascatertabrak kereta api penumpang di Perlintasan Kubang Sepat, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Selasa 17 September 2019.*/SIGIT ANGKI NUGRAHA/KABAR BANTEN
KONDISI mobil Toyota Cayla nomor polisi B 2745 BZA pascatertabrak kereta api penumpang di Perlintasan Kubang Sepat, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Selasa 17 September 2019.*/SIGIT ANGKI NUGRAHA/KABAR BANTEN

CILEGON, (PR).- Perlintasan Kubang Sepat, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, kembali memakan korban. Kali ini rombongan keluarga dari Perumahan Grand Serang Regensi Blok D12 A, Kelurahan Masjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, tertabrak kereta penumpang saat berkendara menggunakan Toyota Cayla nomor polisi B 2745 BZA di perlintasan tersebut, Selasa 17 September 2019 sekitar pukul 16.15 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mobil tersebut ditumpangi lima orang, yakni Steven (1), Sulistiawati (36), Ikbal (37), Dedeh (42), serta Ana Irma (35) sebagai sopir. Tidak ada korban jiwa pada insiden ini, para korban hanya menderita luka ringan.

Rahmat Ali (40), kakak Ikbal, mengatakan jika rombongan tersebut baru meninggalkan rumah Amin Makmun (70), orangtua Ikbal. Tabrakan terjadi ketika mereka hendak pulang ke Kota Serang. "Mereka baru tengok orangtua saya. Lalu sorenya saya di telefon kalau Ikbal kecelakaan ditabrak kereta. Saat saya kemari, semuanya sudah dilarikan ke rumah sakit kecuali Ikbal. Alhamdulillah hanya luka ringan," katanya saat ditemui di lokasi kecelakan.

Ikbal mengatakan, saat melewati perlintasan kereta api tiba-tiba mesin mati. Kemudian dalam hitungan detik, mobil disambar kereta dari arah Jakarta. "Kami jalannya pelan padahal, tiba-tiba mesin mobil mati saat melintas. Lalu jeder, mobil kami disambar kereta dari arah kanan. Dari mesin mobil mati ke tertabrak itu jedanya cuma sekitar lima detik," ujarnya.

Ikbal menyesalkan masinis kereta api tidak menyalakan klakson saat hendak melewati perlintasan. Selain itu, ia pun mengkritisi perlintasan tidak juga dipasang palang pintu kereta api. "Keretanya enggak nyalakan klakson Mas, makanya kami tidak tahu. Lagi pula di perlintasan ini belum juga dipasang palang pintu," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciwadan AKP Salahudin mengatakan, telah mengamankan mobil korban ke Markas Satlantas Polres Cilegon. Salahudin memastikan kecelakaan tersebut tidak menyebabkan korban meninggal. "Para korban hanya menderita luka ringan. Tindakan yang kami lakukan adalah mengamankan TKP, kemudian mobil korban telah dievakuasi ke Markas Satlantas Polres Cilegon," ucapnya kepada wartawan Kabar Banten, Sigit Angki Nugraha.***
 

Bagikan: