Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 32 ° C

Empat Bulan tak Turun Hujan, Kekeringan di Jawa Tengah Meluas

Eviyanti
BANTUAN  air bersih yang disalurkan BPBD sampai pertengahan September sudah mencapai sebanyak 5,3 juta liter air bersih untuk 14,5 ribu keluarga atau lebih dari 51 ribu jiwa.*/EVIYANTI/PR
BANTUAN air bersih yang disalurkan BPBD sampai pertengahan September sudah mencapai sebanyak 5,3 juta liter air bersih untuk 14,5 ribu keluarga atau lebih dari 51 ribu jiwa.*/EVIYANTI/PR

BANYUMAS, (PR),- Empat bulan tidak turun hujan, daerah terdampak kekeringan di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah, kian meluas, Bantuan air bersih yang disalurkan BPBD sampai pertengahan September sudah mencapai sebanyak 5,3 juta liter untuk 14,5 ribu keluarga atau lebih dari 51 ribu jiwa

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Ariono Poerwanto mengatakan, kekeringan di Kabupaten Banyumas yang meluas, menyebabkan jumlah desa yang meminta bantuan air bersih terus bertambah. Bahkan, alokasi anggaran dari APBD sebanyak 1.000 sudah tanki air sudah ludes tersalurkan.

"Sampai saat ini, BPBD sudah menyalurkan 1.062 tangki atau setara dengan 5.3 juta liter air bersih. Bantuan akan disalurkan sampai kemarau berakhir," kata Ariono, Minggu, 15 September 2019.

Ariono mengatakan bahwa wilayah yang menghadapi dampak kekeringan makin luas karena musim kemarau tahun ini lebih panjang dan lebih kering ketimbang tahun lalu.

Kemarau tahun ini diakui lebih parah dibanding tahun sebelumnya. Hal itu terlihat dari jumlah desa yang mengalami krisis air bersih, semakin banyak. Sampai pertengahan September 2019, jumlah warga yang mengalami kekeringan telah mencapai 14,5 ribu keluarga atau lebih dari 51 ribu jiwa. Mereka tersebar di 60 desa di 19 kecamatan.

Daerah yang paling parah dilanda kekeringan adalah Kecamatan Sumpiuh. Di sana, ada ada 11 desa yang mengalami krisis air bersih.

Sedangkan desa yang paling banyak disuplai air bersih adalah Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati, sebanyak 86 tangki dan Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, dengan 68 tangki air bersih.

Bagikan: