Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.3 ° C

Satu Polisi Terluka Akibat Ledakan di Markas Brimob Polda Jateng

Yusuf Wijanarko
Ledakan/DOK. PR
Ledakan/DOK. PR

SEMARANG, (PR).- Satu anggota Brimob Polda Jawa Tengah terluka dalam peristiwa ledakan gudang penyimpan bahan peledak dan bom hasil temuan masyarakat yang berada di dalam komplek markas kepolisian itu, Sabtu 14 September 2019 pagi.

Korban langsung dilarikan ke Rumas Sakit Umum Daerah Banyumanik di Semarang untuk mendapat perawatan.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel mengatakan, satu anggota terluka akibat ledakan tersebut saat berada di dekat lokasi kejadian.

Meski bersebelahan langsung dengan permukiman, tidak ada korban jiwa dari pihak warga dalam kejadian itu.

Rycko Amelza Dahniel menyebut, dampak dari ledakan yang terjadi sekira pukul 7.00 itu antara lain kerusakan bangunan rumah warga yang berdekatan langsung dengan markas Brimob.

"Kapolsek masih mendata kerusakan rumah warga akibat kejadian itu," katanya kepada Antara.

Kapolda juga memerintahkan agar rumah warga yang rusak segera diperbaiki. "Semua diperbaiki, jangan tunggu besok," katanya.

Kelalaian?

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Mohammad Iqbal mengatakan, penyebab ledakan di gudang penyimpanan bahan peledak di Kompleks Mako Brimob Polda Jateng masih diselidiki polisi.

"Sedang diselidiki apakah itu kecelakaan, kelalaian, atau ada unsur lainnya. Kapolda sudah di tempat kejadian perkara," kata Mohammad Iqbal.***

Bagikan: