Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Umumnya berawan, 20.1 ° C

Habibienomics, Konsep Ekonomi Warisan BJ Habibie Relevan degan Kondisi Bangsa Saat Ini

Yusuf Wijanarko
BJ Habibie di Jakarta, 17 Oktober 1997.*/ANTARA
BJ Habibie di Jakarta, 17 Oktober 1997.*/ANTARA

MANADO, (PR).- Pengamat Ekonomi dari Universitas Sam Ratulangi Manado, Dr. Joy Tulung mengatakan, Habibienomic merupakan salah satu warisan konsep ekonomi berbasis teknologi dari BJ Habibie.

"Konsep Habibienomics diperkenalkan pertama kali oleh ekonom Kwik Kian Gie tahun 1993 dalam tulisan atau opini yang dimuat di salah satu surat kabar nasional yang merupakan pemikiran dari BJ Habibie," kata Joy, Kamis 12 September 2019.

Joy mengatakan, pemikiran BJ Habibie itu menyoal strategi industrialisasi yang pada intinya adalah membangun perekonomian Indonesia berbasis teknologi.

"Juga yang berfokus pada competitive advantage. Oleh karena itu, harus ada penguasaan teknologi tinggi dalam industri ke depannya," ujarnya kepada Antara.

Menurut dia, Habibienomics sebetulnya adalah aliran pemikiran yang penting dan relevan untuk diterapkan saat ini dan pada masa mendatang. Konsep Habibienomic bermakna mengembalikan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Dia berpendapat, pemerintahan saat ini dan pada masa mendatang harus memikirkan kembali konsep Habibienomic.

Setiap produk yang dihasilkan bangsa harus bernilai tambah dan memberikan tambahan kesejahteraan bagi masyarakat, terutama teknologi untuk industri pangan dan energi terbarukan.

BJ Habibie melambaikan tangan kepada warga seusai mencanangkan Gerakan Nasional Penanggulangan Masalah Pangan dan Gizi di Desa Marga Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Tangerang, Senin 2 Agustus 1999.*/ANTARA

BJ Habibie yang lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936, tutup usia pada umur 83 tahun, Rabu 11 September 2019 pukul 18.05 di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Presiden Joko Widodo bersama istri, Iriana Widodo, dan Mensesneg Pratikno melayat jenazah BJ Habibie di rumah duka di Jalan Patra Kuningan, Jakarta, Kamis 12 September 2019 pagi.

Jokowi mengajak masyarakat mendoakan BJ Habibie. "Kita semua, masyarakat Indonesia, saya mengajak mendoakan bersama semoga arwah beliau diterima di sisi Allah dan diberikan tempat yang paling baik," ujar Jokowi di rumah duka seperti dilaporkan Antara.

Jokowi mengatakan, sejatinya dia telah melayat BJ Habibie di RSPAD Rabu malam. Namun kali ini dia kembali datang sebagai bentuk penghormatan besar dari bangsa Indonesia terhadap BJ Habibie.

Dia juga memastikan akan bertindak sebagai inspektur upacara dalam pemakaman jenazah BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, Kamis siang.***

Bagikan: