Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

ASN Tersandung Pelecehan Seksual Tak Dapat Bantuan Hukum

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI pelecehan seksual.*/ANTARA
ILUSTRASI pelecehan seksual.*/ANTARA

CILEGON,(PR).- Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Aparatur Sipil Negara (LKBH ASN) di Kota Cilegon tidak akan memberikan bantuan bagi ASN yang tersandung masalah narkoba dan pelecehan seksual anak. Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Kota Cilegon Wawan Dahlan.

"Ya, ASN yang tersandung masalah narkoba dan pelecehan seksual anak, kami dari LKBH Korpri Cilegon tidak akan mengadvokasi atau memberikan bantuan hukum," katanya ketika ditemui di kantornya Jalan Ir.Sutami Citangkil Cilegon, Rabu 11 September 2019.

Dia mengatakan, selain kedua masalah itu, ASN bisa berkonsultasi dan LKBH siap memberikan bantuan hukum bagi ASN.Bantuan tersebut diberikan setelah ASN menempuh mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan.

“Sebetulnya memang tergantung kepada ASN tersebut,kalau memang hanya konsultasi silakan. Kalau memang ingin dapat bantuan hukum, itu lebih bagus .Dan kami sudah melakukan sosialisasi bantuan hukum lanjutan yang diikuti oleh peserta dari kelurahan dan kecamatan beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Kedua poin tersebut, kata Wawan, merupakan salah satu pointer hasil rumusan kesepakatan dan aturan yang melekat.Untuk narkoba dan pelecehan seksual anak,sudah termasuk kategori kejahatan extraordinary yang artinya, pihaknya sebagai pengurus Korpri tidak akan memberikan bantuan.

“Artinya, semua elemen masyarakat termasuk ASN dan Korpri bertekad dan bersama-sama untuk memberantas narkoba. Kalau ASN tersandung narkoba, artinya secara aturan dia salah, kemudian secara kode etik juga salah.Narkoba itu juga musuh yang harus diperangi,” tuturnya.

Untuk kejahatan pelecehan seksual terhadap anak, kata dia, ini juga sudah melanggar hak asasi manusia. Karena, pada konvensi Jenewa untuk anak,apapun kejahatan terhadap anak tidak bisa ditolerir.Untuk itu, ASN yang melakukan kejahatan terhadap anak,tidak akan mendapatkan bantuan. Ia berharap dengan adanya LKBH para ASN jika ada permasalahan silakan datang ke sekretariat Korpri.

“Jadi untuk diluar kedua kasus itu, insya Allah akan dibantu.Dan ini merupakan salah satu langkah untuk memberikan pemahaman kepada ASN yang terjerat hukum.Kami juga berharap kepada anggota Korpri, agar bekerja sesuai dengan aturan dengan rasa yang nyaman, karena jika anggota Korpri terkena masalah ada LKBH yang akan membantunya,” ungkapnya kepada wartawan Kabar Banten, Himawan Sutanto.***

Bagikan: