Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Sebagian berawan, 20.5 ° C

Iwa Karniwa Ditahan KPK Usai Pemeriksaan Terkait Kasus Meikarta

Yusuf Wijanarko
SEKRETARIS Daerah Jawa Barat nonaktif Iwa Karniwa mengenakan rompi tahanan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2019.*/ANTARA
SEKRETARIS Daerah Jawa Barat nonaktif Iwa Karniwa mengenakan rompi tahanan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- KPK, Jumat 30 Agustus 2019 menahan Sekretaris Daerah nonaktif Jawa Barat Iwa Karniwa, tersangka kasus suap perizinan proyek Meikarta di Bekasi.

"IWK (iwa Karniwa) ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati di Jakarta, Jumat 20 Agustus 2019 kepada Antara.

Yuyuk Andriati mengingatkan agar Iwa Karniwa bersikap kooperatif menjalani proses hukum di KPK.

"KPK mengingatkan agar tersangka kooperatif sehingga bisa dipertimbangkan sebagai alasan meringankan. KPK juga sedang mendalami informasi lain yang diterima dari masyarakat terkait yang bersangkutan selama menjadi Sekda," ucap dia.

Usai diperiksa, Iwa Karniwa mengatakan bahwa dia akan bersikap kooperatif menjalani proses hukum di KPK.

"Saya sudah menjalankan sesuai dengan pernyataan saya tempo hari, akan mendukung proses hukum dan saya mendukung KPK untuk pemberantasan korupsi," ucap Iwa Karniwa memberikan keterangan sebelum memasuki mobil tahanan KPK.

SEKRETARIS Daerah Jawa Barat nonaktif Iwa Karniwa mengenakan rompi tahanan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2019.*/ANTARA

KPK memeriksa Iwa Karniwa dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Pemeriksaan sebagai tersangka terhadap Iwa Karniwa pada Jumat merupakan yang pertama kali usai ditetapkannya dia sebagai tersangka pada Senin 29 Juli 2019.

"Tadi sudah mendapatkan pemeriksaan secara baik dan profesional oleh penyidik dan saya akan ikuti proses. Mengenai substansi, silakan ke penasihat hukum," ujar Iwa Karniwa.

Selain Iwa Karniwa, KPK juga telah menetapkan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto sebagai tersangka dalam pengembangan perkara kasus Meikarta.

Bergulir sejak Oktober 2018

Perkara kasus Meikarta berawal dari kegiatan tangkap tangan pada 14 dan 15 Oktober 2018. KPK menetapkan 9 orang sebagai tersangka dari unsur kepala daerah, pejabat di Pemkab Bekasi, dan pihak swasta.

Kesembilan orang tersebut sudah divonis yaitu Neneng Hassanah Yasin divonis 6 tahun penjara, mantan Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi Jamaludin divonis 4,5 tahun penjara, mantan Kepala PMPTSP Pemkab Bekasi Dewi Tisnawati divonis 4,5 tahun penjara, mantan Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi Sahat Maju Banjarnahor divonis 4,5 tahun penjara.

Selanjutnya, mantan Kepala Bidang Penataan ruang Dinas PUPR Neneng Rahmi Nurlaili divonis 4,5 tahun penjara, mantan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro divonis 3,5 tahun penjara, Henry Jasmen P Sitohan divonis 3 tahun penjara, Fitradjaja Purnama divonis 1,5 tahun penjara dan Taryudi divonis 1,5 tahun penjara.***

Bagikan: