Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Cerah berawan, 30.1 ° C

Penentuan Tambahan Penghasilan PNS Tergantung Kelas Jabatannya

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI tunjangan penghasilan PNS.*/ANTARA
ILUSTRASI tunjangan penghasilan PNS.*/ANTARA

SERANG, (PR).- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang melakukan rapat ketiga untuk penentuan Tambahan Penghasilan PNS (TPP) pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kota Serang tahun 2020, Senin 26 Agustus 2019.

Dalam rapat dibahas, adanya tambahan indikator pengendalian. Kalau di tahun lalu hanya kepada disiplin kerja, dan di tahun 2020 indikatornya ditambah dengan aktivitas harian. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bagian (Kabag) Organisasi BKPSDM Kota Serang Hadiah Murniati.

"TPP itu masih panjang perjalanannya, rapat ini belum final, masih akan ada rapat lagi yang melibatkan pihak lainnya. Sekarang kami hanya menambah indikator pengendaliannya saja. Jadi tambahannya itu aktivitas harian yang dilihat dari absen melalui finger print. Itu saja pembahasan rapat hari ini," katanya usai rapat di aula gedung BKPSDM.

Untuk memudahkan, tutur dia, pihaknya akan memantau melalui aplikasi kinerja. Masih sama seperti Sistem Informasi Absensi Pegawai dan Kinerja Harian (Siapkeh). Akan tetapi sistem tersebut akan dikembangkan dan disempurnakan. "Sehingga nanti disebut sebagai Sistem Informasi Kinerja Pemerintah Kota Serang. Dan dikelola oleh Diskominfo untuk aplikasinya," tuturnya.

Bukan Tukin

Sedangkan untuk Tunjangan Kinerja (Tukin), Murni menjelaskan, baik Pemerintah Kota maupun Pemerintah Kabupaten tidak memiliki tunjangan tersebut, hanya ada TPP. "Tukin ini baru ada di Pemerintahan pusat. Kalau di daerah itu namanya Tambahan Penghasilan PNS (TPP). Tahun depan pun sama, bukan Tukin, tapi TPP," ujarnya.

Terkait besaran TPP, Kepala BKPSDM Kota Serang Ritadi mengatakan, bergantung pada kelas jabatannya. "Itu berbeda-beda. Misalnya Bappeda dan BPKAD itu agak tinggi. Sedangkan BKPSDM itu dibawahnya, dan membawahi bidang-bidang. Ada kategorinya sesuai dengan kelasnya," katanya.

Sedangkan untuk jumlah ASN yang ada di lingkungan Pemerintahan Kota Serang, ia menyebutkan ada sekitar 4.500 lebih. "Semuanya akan dapat TPP, tapi masih kami bahas dulu Peraturan Wali Kotanya. Totalnya sekitar 4.500 ASN di lingkungan Kota Serang," ucapnya.

Ia juga mengatakan, aplikasi Siapkeh itu tetap digunakan, namun akan disempurnakan kembali. Sehingga bisa lebih memudahkan untuk melakukan pemantauan absensi pada pegawai. "Iya tetap, tapi masih ada pengembangan. Karena butuh penyempurnaan," katanya kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri.***
 

Bagikan: