Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.8 ° C

Debu Proyek Tol Masuk Rumah, Warga Rasakan Sesak Napas

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi proyek pembangunan jalan tol.*/ANTARA
FOTO ilustrasi proyek pembangunan jalan tol.*/ANTARA

SERANG,(PR).- Warga Kecamatan Cikeusal mengeluhkan adanya debu yang ditimbulkan dari proyek tol Serang-Panimbang. Hal itu dikarenakan debu tersebut masuk ke dalam rumah dan mengotori perkakas rumah.

Salah seorang warga Kecamatan Cikeusal, Opi Suhayah mengatakan tidak kuat dengan banyaknya debu yang ditimbulkan dari proyek tol Serang-Panimbang. Sebab debu tersebut masuk ke dalam rumah. “Proyek tol di depan rumah dan masuk debunya ke dalam rumah,” ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Dindin Hasanudin, Kamis 22 Agustus 2019.

Ia mengatakan debu tersebut sebenarnya sudah lama mengganggu, namun masyarakat selama ini diam saja. “Debu mah sudah lama sejak pembangunan tol, tapi masuk rumahnya sudah empat hari ini. Harus gimana mau ngomong ke siapa,” ucapnya.

Opi menjelaskan, akibat debu tersebut dirinya merasa engap saat bernapas, kemudian juga bising. Padahal biasanya ada penyiraman yang dilakukan oleh pihak proyek di sepanjang jalannya agar tidak menimbulkan debu. “Biasanya kan ada penyiraman jalan atau gimanalah, ini mah enggak ada. Tadi ngomong juga enggak didengar sama pegawainya,” katanya.

Disinggung soal sudah ada yang terkena penyakit pernapasan atau belum, dirinya mengatakan untuk saat ini masih belum ada. “Enggak ada, mudah mudahan jangan. Kami takut ada penyakit TBC melanda,” tuturnya.

Sementara, Camat Cikeusal Iman Saiman mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada pihak pelaksana untuk dapat segera menyiram debu akibat proyek tol tersebut. “Dalam waktu dekat kita akan undang pelaksana atas keluhan warga tersebut,” ujarnya.

Iman menjelaskan, untuk sementara keluhan masyarakat bekum ada yang disampaikan ke kecamatan. Hanya saja keluhan itu disampaikan ke pihak sekretaris desa yang di share melalui grup whatsapp. “Yang sudah menyampaikan baru 2 desa, salah satunya Desa Cikeusal,” katanya.

Namun, kata dia, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, desa yang terlewati proyek tol Serang-Panimbang tersebut kondisinya sama berdebu. Oleh karena itu semua desa yang terlewati harus segera mendapatkan penyiraman.***

Bagikan: