Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

Warga Keluhkan Ternak Ayam, Lingkungan Jadi Banyak Lalat

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi peternakan ayam.*/DOK. KABAR BANTEN
FOTO ilustrasi peternakan ayam.*/DOK. KABAR BANTEN

PANDEGLANG,(PR).- Sejumlah warga Kampung Bantarawangi RT 012 RW 005, Desa Paniis, Kecamatan Kroncong mengeluhkan pembangunan ternak ayam di wilayah setempat. Alasannya, keberadaan ternak tersebut diduga belum mengantongi izin.

Salah seorang warga yang namannya minta dirahasiakan mengatakan, warga di wilayah itu merasa terganggu dengan adannya pembangunan ternak ayam di wilayah itu. Sebab, selain belum ada izin, keberadaan ternak ayam nantinya dikhawatirkan berdampak pada polusi. Terlebih, jarak peternakan hanya berjarak sekitar 300 meter dari pemukiman warga.

"Jangan sampai adannya peternakan itu, warga terserang penyakit. Terlebih, kita tahu peternakan yang sudah beroperasi di Kampung kami saja, dampaknya sudah dirasakan, banyak lalat," kata sumber, Rabu 21 Agustus 2019.

Menurutnya, warga pada dasarnya tidak keberatan dengan adannya pembangunan ternak ayam di wilayahnya. Namun, pihak pemilik ternak tentu harus memperhatikan aspek kesehatan bagi masyarakat sekitar. Sebab, dampaknya akan dirasakan jangka panjang oleh masyarakat.

"Boleh saja ada peternakan, tapi tolong perhatikan aspek kesehatan masyarakat juga," katanya.

Warga berharap, pemerintah segera turun tangan menutup aktivitas peternakan ayam tersebut. Karena, adanya pembangunan peternakan Ayam seluas 4 hektar itu akan berdampak buruk dan menimbulkan penyakit. "Pihak terkait harus segera turun tangan," ucapnya.

Sementara, Kepala desa (Kades) Paniis, Akhmad Ikara membenarkan pembangunan peternakan ayam di Kampung Bantarwangi belum memiliki izin. Peternakan tersebut merupakan milik perorangan.

"Iya benar, kegiatannya pembangunnya belum ada koordinasi atau izin lingkungan dari masyarakat," katanya kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik.***
 

Bagikan: