Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.8 ° C

PLTU di Cilacap Perlu Antisipasi Bencana Tsunami

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi petugas sedang melakukan perawatan jaringan listrik.*/ANTARA
FOTO ilustrasi petugas sedang melakukan perawatan jaringan listrik.*/ANTARA

CILACAP, (PR).- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menyatakan, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Cilacap, Jawa Tengah, harus dapat mengantisipasi bencana tsunami yang mengancam, dalam rangka menjaga pasokan listrik di pulau Jawa.

"Konstruksi PLTU yang tahan gempa dan tsunami jadi desain ideal di tengah kebutuhan listrik nasional yang terus meningkat," kata Ridwan Hisjam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin 19 Agustus 2019.

Ridwan mengemukakan hal tersebut saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI bertemu dengan otoritas PLTU Cilacap dan Pemerintahan Kabupaten Cilacap, Minggu (18/8/2019).

Ia mengingatkan bahwa pada 2006, pernah terjadi gempa yang menimbulkan tsunami di pantai Pangandaran, Jawa Barat, yang gelombang ombaknya menerjang pula PLTU di Cilacap, Jateng.

Disampaikan Ridwan, PLTU Cilacap pernah sekali terendam air laut karena tsunami walau dengan ketinggian yang rendah.

Untuk itu, ujar dia, PLTU Cilacap perlu lebih sigap mengantisipasi tsunami yang mungkin saja kelak datang lebih tinggi.

"Kerusakan karena tsunami harus diantisipasi. Negara kita ring of fire. Di Indonesia bencana alam sering terjadi sebelum kita tahu. Di pantai selatan ini selalu ada ancaman tsunami," katanya.

Politisi Partai Golkar itu mengingatkan, bila PLTU Cilacap terganggu, maka terganggu pula distribusi listrik di pulau Jawa, terutama Jateng dan Yogyakarta.

Apalagi, ia juga mengingatkan bahwa untuk Jawa dan Bali ada program 35 ribu Megawatt yang harus disukseskan.

"Menyukseskan program elektrifikasi juga sekaligus mengantisipasi bencananya yang mungkin saja datang tanpa bisa diprediksi," ucapnya kepada Antara.

Senada, Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi mengusulkan dibuat tembok yang lebih tinggi di pinggir pantai sebagai bentuk perlindungan yang memadai dari bahaya bencana alam.

Menurut Kurtubi, jangan hanya sekadar break water (pemecah gelombang) yang dibangun, tapi juga tembok tinggi di sisi pantai agar bahaya gelombang laut akibat tsunami tidak masuk ke kawasan PLTU.

Politisi Partai Nasdem itu mengingatkan, PLTU Cilacap punya peran sangat strategis sebagai sumber listrik di pulau Jawa.***

Bagikan: