Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.8 ° C

Presiden Pidato, Wakil Rakyat Main HP

Nurhandoko
Seolah tidak peduli dengan kewajiban hadir dalam rapat mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Jokowi, Jumat 16 Agustus 2019, beberapa wakil rakyat keluar dari ruang sidang utama DPRD Ciamis, atau di dalam pun asyik dengan telefon selularnya.*/ NURHANDOKO/PR
Seolah tidak peduli dengan kewajiban hadir dalam rapat mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Jokowi, Jumat 16 Agustus 2019, beberapa wakil rakyat keluar dari ruang sidang utama DPRD Ciamis, atau di dalam pun asyik dengan telefon selularnya.*/ NURHANDOKO/PR

CIAMIS,(PR).- Tidak semua wakil rakyat yang baru dilantik beberapa waktu lalu hadir saat rapat mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Jumat 16 Agustus 2019. Dari 50 anggota, DPRD Ciamis hanya 36 yang mendatangani absensi kehadiran.

Banyaknya anggota yang tidak hadir, dapat dilihat dari kursi yang kosong. Sementara itu beberapa wakil rakyat yang hadir justru sibuk dengan telefon genggam, serta ngobol dengan sesama rekannya. Sedangkan yang serius mendengarkan terlihat hanya beberapa saja, terutama yang duduk di barisan depan.

Setidaknya hal itu terlihat pada pukul 10.41 WIB. Dari atas balkon terlihat jelas di bawah beberapa kursi kosong, hanya kardus snack terbuka, sebagian di antara kudapan sudah habis berikut botol air mineral. Seolah tidak peduli dengan suasana, beberapa wakil rakyat juga terlihat keluar dari ruang sidang utama DPRD Ciamis.

Kondisi tersebut tidak pelak membuat Ketua sementara DPRD Ciamis Nanang Permana, mengaku prihatin. Ketidakhadiran anggota DPRD yang baru dilantik, katanya menunjukkan masih lemahnya pemahaman wakil rakyat dalam mengemban tugas.

“Terus terang, saya sebagai pimpinan sementara DPRD Ciamis sangat kecewa karena banyak anggota yang tidak hadir. Hal itu juga menunjukkan ketidakseriusannya. Tidak menaati undangan DPRD, serta sebagai salah satu bukti ketidakdisiplinan anggota terhadap melihat perkembangan kebijakan pemerintah,” kata Ketua sementara DPRD Ciamis Nanang Permana, saat jeda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Jokowi, Jumat 16 Agustus 2019.

Bagaimanapun, lanjutnya, apapun kebijakan pemerintah, DPRD harus mengetahui serta mempertimbangkan . Apalagi, kata Nanang, Presiden pernah menyatakan bahwa regulasi yang dibuat DPRD tidak harus menyulitkan, akan tetapi memudahkan.

“Tanpa mengetahui kebijakan, maka sulit memberikan pertimbangan. Ingat kita ini dipilih oleh rakyat, rakyat memercayakan kepada wakilnya di DPRD. Bagaimana melahirkan produksi yang memudahkan masyakakat , apabila tidak tahu arah kebijakan. Saya hanya bisa mengelus dada melihat keadaan ini,” tuturnya.

Dia melihat ketidakhadrian wakil rakyat, tidak hanya anggota baru, akan tetapi juga anggota DPRD yang baru pertama menjadi wakil rakyat di DPRD. “Apabila sudah terbentuk Badan kehormatan (BK, mereka yang tidak hadir akan saya laporkan. Persoalnnya saat ini badan tersebut belum terbentuk,” ujarnya.

Lebih lanjut Nanang Permana yang juga Ketua DPC PDIP Ciamis menegaskan akan memanggil anggotanya yang tidak menghadiri rapat mendengarkan pidato Presiden 16 Agustus 2019. “Saya akan panggil khusus. Saya minta mereka dapat mempertanggungjawabkan ketidakhadirnnya. Ini baru awal, jangan sampai berlanjut,” tutur Nanang. ***

Bagikan: