Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 22.3 ° C

Tahun 2020, Tunjangan Penghasilan ASN akan Naik

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi ASN.*/DOK. PR
FOTO ilustrasi ASN.*/DOK. PR

SERANG, (PR).- Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Serang direncanakan akan dinaikan pada tahun 2020 mendatang. Saat ini, kebijakan tersebut sedang dalam pembahasan. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Ritadi B Muhsinun mengatakan, pembahasan untuk rencana kenaikan TPP ASN Kota Serang sudah dilakukan. Tapi hingga saat ini belum ada keputusan. 

"Rencananya APBD murni 2020. Belum sampai ke sana (persentase kenaikan), itu nanti akan disesuaikan setelah ketemu hitung-hitungannya kan ada rumusnya," kata Ritadi saat dihubungi, Selasa 13 Agustus 2019.

Ia mengatakan, rencana kenaika TPP itu bukan hal baru. Karena, Wali Kota sebelumnya juga sempat merencanakan, namun tidak terealisasi. TPP sendiri, merupakan penghargaan kepada aparatur pemerintahan untuk meningkatkan kinerja agar lebih baik lagi."Terlebih kalau dibandingkan dengan beberapa daerah yang lain kita sudah ketinggalan. Tapi yang jelas hitung-hitungannya sesuai PAD," ucap dia. 

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia pada BKPSDM Kota Serang Apay Supardi mengatakan, kenaikan TPP untuk ASN Kota Serang diperkirakan sekitar 25 persen. Saat ini, jumlah ASN di Kota Serang sebanyak 4.700 termasuk di antaranya guru. 

Ia mengatakan, kenaikan TPP itu rencananya tetap akan mengacu pada aplikasi SIAPKEH sebagai indikator kinerja ASN. Namun, saat ini SIAPKEH masih dalam perbaikan dengan kewenangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang. 

"Karena di UU ITE memang tentang program tersebut ada di Kominfo dan link ke BKPSDM. Karena tidak boleh OPD yang lain, temasuk kita (BKPSDM)," ujarnya. 

Dihubungi sebelumnya, Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin mengatakan, rencana kenaikan TPP itu dialokasikan dari efisiensi APBD tahun 2020 dengan membatasi rapat OPD diluar kota. Hasil dari efisiensi itu mencapai Rp 79 miliar.

"Ada, karena dari efisiensi tidak boleh ada larangan kunjungan kerja (kunker), rapat keluar kota, maka kami mengalokasikan kenaikan TPP buat seluruh OPD di Kota Serang," ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Masykur Ridho.***

Bagikan: