Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 21.1 ° C

Semakin Menjamur dan Sebabkan Kemacetan, PKL Ciruas-Walantaka Kota Serang Akan Ditertibkan

Tim Pikiran Rakyat
null
null

SERANG, (PR).- Pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Ciruas-Walantaka, Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, semakin hari semakin menjamur. Hal itu dikeluhkan pengguna jalan karena keberadaan PKL menyebabkan kemacetan. 

Salah satu pengendara, Jaja (35), mengatakan bahwa para PKL itu awalnya hanya beberapa orang. Namun, semakin hari, jumlahnya semakin banyak dan menyebabkan kemacetan. "Kalau jam-jam masuk kerja dan pulang kerja macet, karena pedagangnya berjualan di tepi jalan," kata Jaja, Selasa, 13 Agustus 2019.

Ia mengatakan, seharusnya pemerintahan setempat bisa memberikan ruang khusus agar para pedagang tidak berjualan di pinggir jalan. Hal itu sangat mengganggu pengguna jalan. 

"Kalau berjualannya di pinggir jalan dan membuat kemacetan, itu juga sudah salahi aturan. Seharusnya, Pak Camat memberikan ruang jualan, karena memang di jalan itu ramai pembelinya," ucapnya, seperti dilansir dari laporan Masykur untuk Kabar Banten.

Ia berharap, para PKL bisa segera diberikan ruang khusus dan ditertibkan. Hal itu agar para pedagang tidak semakin banyak dan menyebabkan kemacetan yang semakin parah bila terus dibiarkan.

PKL seharusnya berjualan di kawasan wisata Situ Ciwaka supaya tidak mengganggu

null

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Situ Ciwaka, Slamet Ibnu Hadi, mengatakan, pihaknya sudah sering mengarahkan para PKL untuk berjualan di kawasan wisata Situ Ciwaka. Namun sampai saat ini, para PKL masih belum mengikuti arahannya. Padahal, pemindahan itu supaya para PKL tidak mengganggu pengguna jalan lain.

"Sudah saya arahin padahal ke wisata Situ Ciwaka, kan, di sana rata-rata pedagang makanan ringan serta pernak-pernik aksesoris, tapi tidak dengar," kata Slamet.

Terpisah, Kabag Ops Satpol PP Kota Serang, Saeful Anwar, mengatakan, dirinya baru mengetahui hal tersebut. Namun, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan segera melaksanakan menertibkan.

"Akan kita tertibkan segera, nanti kita akan laporkan ke Kepala Satpol PP dulu hingga perintah turun," katanya. 

Ia mengatakan, sebetulnya di setiap kecamatan sudah ada seksi ketentraman dan ketertiban (trantib). Apabila penertiban akan dilakukan trantib, maka pihaknya hanya akan membantu sesuai keperluan. 

"Sebetulnya, itu tugas mereka ketentraman dan ketertiban (trantib kecamatan). Tapi kalau mereka tidak mampu, kita siap mem-back up untuk penertiban," ujarnya.***

Bagikan: