Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 27.1 ° C

Ayo Siapa Mau Ikut Pemecahan Rekor Makan Eskrim

Eviyanti
FOTO ilustrasi eskrim ubi jalar.*/COOKPAD
FOTO ilustrasi eskrim ubi jalar.*/COOKPAD

PURWOKERTO, (PR).- Mahasiswa Muhammadiyah di Seluruh Indonesia akan poecahkan  rekor Muri makan eskrim ubi jalar terbanyak. Eskrim tersebut merupakan produk  Fakutas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).  

Rencana pemecahan rekor Muri tersebut akan melibatkan 3.000 peserta. Peserta merupakan warga Purwokerto, pramuka dan pelajar. Juga akan dimeriahkan  para pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) seluruh Indonesia.

Rektor UMP Dr Anjar Nugroho mengatakan, pemecahan rekor Muri ini bertujuan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang produk lokal ubi jalar yang ternyata bisa dijadikan eskrim.

"Acara pemecahan rekor Muri  pada 14 Agustus,  nanti akan melibatkan sebanyak  mahasiswa dari perwakilan dari seluruh mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah se Indonesia, baik yang ada di Pulau Jawa, Sumatera Kalimantan hingga Acah. Hanya dari Papua yang belum ada konfirmasinya " kata  Anjar Nugroho.

Eskrim ubi jalar merupakan hasil inovasi teman-teman Fakultas Pertanian UMP. Kalau eskrim yang biasanya ada kandungan kimia dengan kandungan lemak dan pemanis yang cukup tinggi. Sedangkan eskrim ubi jalar lebih rendah lemak, berserat dan dengan pamanis alami dari ubi jalar.

Rekor Muri ini juga mempunyai misi untuk menaikkan kelas dari  ubi jalar, selama ini jenis ubi ini kalah pamor dengan kentang. Padahal ubi jalar makanan menyehatkan, kaya warna memiliki anti oksidan tinggi, dengan manis alami  dan banyak serat. 

Pemecahan rekor Muri merupakan bagian dari rangkaian acara Pekan Seni Mahasiswa (PSM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) 2019, Yang diikuti semua perguruan tingggi Muhammadiyah se Indonesia 

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMP Ir Aman Suyadi menambahkan UMP menjadi tuan rumah. “Kegiatan Pekan Seni Mahasiswa Muhammadiyah/ Aisiyah adalah agenda rutin LSBO (Lembaga Seni Budaya dan Olahraga)  bersama Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat  (PP) Muhammadiyah. Dan untuk tahun 2019 UMP telah diberi amanah dari dua tahun yang lalu, setelah yang ketiga di UMJ, sekarang di UMP,” jelasnya.

Dia menyebutkan, UMP sebelumnya juga pernah menjadi tuan rumah Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Tingkat Jawa Tengah pada tahun 2016. Acara tersebut dihadiri oleh kontingen dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se Jawa Tengah.

"Dari pengalaman tersebut, kami sangat optimistis dapat menjadi tuan rumah yang baik dan mensukseskan PSM PTM 2019 nantinya," katanya.***

Bagikan: