Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Sebagian berawan, 22.2 ° C

Gerindra Menang di Banten, Empat Parpol Gagal Raih Kursi 

Tim Pikiran Rakyat
SUASANA rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih Anggota DPRD Provinsi Banten Pemilu Tahun 2019, di Ballroom Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, Senin 12 Agustus 2019.*/SIGIT ANGKI NUGRAHA
SUASANA rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih Anggota DPRD Provinsi Banten Pemilu Tahun 2019, di Ballroom Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, Senin 12 Agustus 2019.*/SIGIT ANGKI NUGRAHA

CILEGON, (PR).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten melaksanakan pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih Anggota DPRD Provinsi Banten Pemilu Tahun 2019, Senin 12 Agustus 2019. Pada rapat yang digelar di Ballroom Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, diketahui empat parpol peserta Pemilu Legislatif 2019 gagal mendapatkan kursi di DPRD Provinsi Banten.

Empat Parpol tersebut adalah Partai Garuda, Partai Perindo, Partai Bulan Bintang (PBB), terakhir Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Sementara 12 parpol lain berhasil menduduki kursi legislatif di tingkat Banten. 

Berdasarkan data dari KPU Provinsi Banten, dari total 85 kursi DPRD Provinsi Banten, Partai Gerindra menempati urutan pertama dengan memperoleh 16 kursi. Kemudian disusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memperoleh 13 kursi, sementara Partai Golkar dan PKS memperoleh hasil yang sama yaitu sebanyak 11 kursi.

Lainnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperoleh 7 kursi, Partai NasDem 4 kursi, Partai Berkarya 1 kursi. Kemudian Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 5 kursi, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 1 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 6 kursi, Partai Hanura 1 kursi, dan Partai Demokrat 9 kursi.

Ketua KPU Provinsi Banten Wahyu Furqon mengatakan, rapat pleno berjalan lancar. Katanya, tidak ada parpol peserta pileg yang mengajukan keberatan atas hasil pileg yang dibacakan pihaknya. "Alhamdulillah tidak ada koreksi dari peserta rapat pleno. Semua berjalan lancar dan dapat diterima oleh pimpinan partai politik,” kata Wahyu Furqon kepada awak media.

Untuk pelantikan, Wahyu Furqon menuturkan pihak KPU akan segera melaporkan hasil rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih Anggota DPRD Provinsi Banten Pemilu Tahun 2019 kepada pimpinan parpol, Bawaslu Provinsi Banten, serta Pemerintah Provinsi Banten. "Kami akan serahkan salinan berita acara kepada pimpinan parpol, Bawaslu, serta Pemprov Banten," ujarnya.
 
Namun begitu, pihaknya masih menunggu hasil sengketa Pileg di internal partai Hanura. Dimana saat ini, sengketa internal partai telah masuk pada Mahkamah Konstitusi (MK) Partai Hanura. "Hanya Partai Hanura yang belum menyelesaikan persoalan internalnya. Kami masih menunggu hasil dari sengketa internal itu. Namun tahapan KPU tidak akan terhambat oleh persoalan Hanura," tuturnya.

Wakil Sekretaris DPD Hanura Banten Akhmad Jazuli membenarkan hal tersebut. Katanya, MK Partai Hanura baru akan memberikan putusan Rabu (14/8/2019) ini. "Memang di internal kami ada sengketa perolehan suara, sekarang ini sudah masuk pembahasan di MK Partai Hanura. Inginnya kami sih putusan sudah ada sebelum pleno ini, tapi nyatanya baru Rabu (14/8/2019) akan keluarnya," ungkapnya. 

Jazuli membenarkan jika persoalan internal Partai Hanura tidak akan memengaruhi jalannya tahapan pileg 2020. Khususnya terhadap pelantikan para anggota DPRD Provinsi Banten terpilih pada 2 September 2019 mendatang. "Kalau pahit-pahitnya putusan belum muncul hingga hari pelantikan, agenda pileg tetap jalan. Tapi kan tidak akan sampai separah itu, toh Rabu juga putusan muncul," katanya kepada wartawan Kabar Banten, Sigit Angki Nugraha.***

Bagikan: