Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Asrama Haji Terlihat Angker, Anak-anak Sering Kerasukan

Tim Pikiran Rakyat
BANGUNAN asrama haji terlihat angker.*/DOK. KABAR BANTEN
BANGUNAN asrama haji terlihat angker.*/DOK. KABAR BANTEN

PANDEGLANG, (PR).- Sebuah gedung tua yang terletak di kawasan Stadion Badak Kuranten Pandeglang terbengkalai. Gedung tersebut diketahui sebagai gedung asrama haji sebagai tempat singgah para jemaah haji yang hendak berangkat melaksanakan ibadah haji.

Dari informasi yang dihimpun Kabar Banten, gedung tersebut sudah lama didirikan namun belum pernah digunakan untuk tempat singgah jemaah haji, hanya dijadikan tempat bermain oleh warga sekitar. Bahkan, tak jarang warga yang bermain di sekitar gedung tersebut mengalami kerasukan makhluk halus usai bermain.

Salah seorang warga sekitar, Deni Munandar mengatakan, gedung tersebut sudah lama didirikan, namun dirinya tidak mengetahui secara persis kapan didirikannya gedung tersebut. Meski demikian, dirinya mengetahui secara persis bahwa gedung tersebut belum pernah digunakan, hanya tempat bermain warga sekitar.

“Kalau tahunnya saya tidak tahu persis, tapi ini betul gedung asrama haji katanya. Tidak tahu kenapa gedung ini tidak digunakan, kalau aula asrama ini digunakan, dulu sempat jadi Dispora, kemudian jadi Dinas Cipta Karya, dan sekarang jadi Dinas Lingkungan Hidup. Kalau sekitara gedung ini hanya tempat bermain saja,” ucapnya kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik, Kamis 8 Agustus 2019.

Ia mengatakan, gedung tersebut terbilang cukup angker. Pasalnya, beberapa anak-anak yang habis bermain di sekitaran gedung asrama haji tersebut kerasukan makhluk halus, sehingga sekarang jarang yang bermain.

“Biasanya di sini memang jadi tempat bermain anak-anak, tapi karena mungkin terlalu menjerit atau mengganggu makhluk halus di situ, akhirnya suka ada yang kerasukan. Itu sering yang kerasukannya, apalagi kalau mereka (anak sekolah) suka bermain atau suka ngelantur, itu bisa dipastikan suka ada yang kerasukan, tapi sampai sekarang masih ada saja yang bermain di sekitaran situ,” ujarnya.

Sepuluh tahun

Menurutnya, gedung tersebut diperkirakan didirikan sepuluh tahun lebih, karena beberapa dinas yang telah mengisi aula asrama haji tersebut sudah beberapa kali.

“Kalau usianya mungkin sekitar seuluh tahun lebih ya usia gedung ini, karena pergantian beberapa dinas yang mengisi aula gedung asrama haji tersebut sudah beberapa kali ganti,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi penyelenggara haji dan umrah Kemenag Pandeglang, H. Wawan Shofwan mengataka, dirinya tidak mengetahui secara persis, akan tetapi ia memastikan gedung tersebut belum pernah digunakan oleh jemaah haji sebagai tempat singgah.

“Saya kuranng tahu itu, semenjak bupatinya pak Dimyati kalau tidak salah, belum pernah digunakan,” katanya.

Terpisah, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, dirinya menginginkan gedung tersebut untuk digunakan kembali. Menurutnya, keberadaan gedung tersebut untuk persediaan gedung yang diperuntukan bagi lembaga yang belum memiliki gedung.

“Gedung itu untuk cadangan, karena kan kami sekarang banyak lembaga baru yang belum memiliki gedung, seperti Apdesi. Intinya gedung itu untuk cadangan bagi instansi vertical, adapun itu digunakan sebagai tempat randis yang rusak berat, kan kalau randisnya rusak berat disimpan di Pendopo kan tidak elok,” ucapnya.***
 

Bagikan: