Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Langit umumnya cerah, 24.6 ° C

Ada Makam Bersejarah, Jadi Andalan Wisata Religi Kota Serang

Tim Pikiran Rakyat
MASJID Kasunyatan memiliki sejarah dan masuk dalam destinasi wisata religi Kota Serang.*/DOK. KABAR BANTEN
MASJID Kasunyatan memiliki sejarah dan masuk dalam destinasi wisata religi Kota Serang.*/DOK. KABAR BANTEN

SERANG, (PR).- Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kota Serang, Wali Kota, Wakil Wali Kota serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melakukan rangkaian ziarah ke empat lokasi pemakaman. Ini juga dalam rangka mengenalkan kepada masyarakat luas, kalau di Kota Serang memiliki wisata sejarah.

Di antaranya Taman Makam Pahlawan (TMP) Ciceri, makam Sultan Maulana Yusuf di Kasunyatan dan Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Wali Kota Serang Syafrudin menjelaskan, dilakukannya ziarah bukanlah bagian dari sakral yang wajib. Akan tetapi, ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan oleh kepala daerah sebelumnya dalam rangkaian HUT. 

Menurutnya, Kota Serang itu sebagian besar masyarakatnya agamis. Jadi tempat-tempat ziarah adalah bagian dari wisata religi yang wajib didatangi saat berkunjung ke Provinsi Banten, khususnya Kota Serang. Bahkan, masyarakat luar daerah mengenal Serang dari wisata religinya. 

"Artinya, kegiatan ziarah itu bagian dari promosi wisata. Antara lain di Banten Lama, karena Banten lama saat ini sedang direvitalisasi oleh Provinsi Banten dan akan diserahkan ke Kota Serang. Ini kan juga upaya kami untuk mengenalkan masyarakat luar tentang keberadaan Banten Lama saat ini, jauh berbeda dari yang dulu," katanya, Kamis 8 Agustus 2019.

Meningkatkan kinerja

Kemudian, dalam peringatan HUT ini juga, ia telah melantik 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Kota Serang. Dengan dilantiknya itu, ia berharap seluruh OPD dapat meningkatkan kinerja yang ada saat ini. Karena menurutnya, kinerja di tiap OPD masih belum optimal dan maksimal.

"Saya juga melihat beberapa OPD yang berkaitan dengan pelayanan, ini  belum maksimal, terutama di pelayanan umum. Contohnya di perizinan, kemudian Disdukcapil dan Dinkes. Keluhan warga menjadi yang utama dan keluhan pengusaha. Mereka mengatakan masih kurang memuaskan pelayanan di OPD-OPD itu. Tentu ini menjadi PR bersama," ujarnya. 

Untuk mengatasi kekurangan tersebut, di HUT ke-12 Kota Serang, ia akan lebih menekankan kepada OPD terkait agar meningkatkan disiplin kerja. Upaya pertama yang dilakukan ialah melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Pengembangan dan  Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

"Agar nanti lebih banyak inspeksi mendadak (sidak). Sehingga kami tau mana OPD yang kerjanya lambat atau memang tidak sesuai. Kemudian, nanti juga akan saya buatkan surat edaran kepada dinas-dinas. Tujuannya agar mereka bisa meningkatkan kinerjanya," ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinso) Kota Serang Moh Poppy Nopriadi yang bertanggung jawab atas kegiatan mengatakan, ziarah ke pemakaman pahlawan dan sultan di Banten ini dalam rangka memperingati jasa-jasa mereka. Karena merekalah yang punya andil besar terhadap kehidupan di Provinsi Banten dan Kota Serang.

"Intinya kita harus menghargai orang yang mempunyai andil dan berjasa terhadap Kota Serang. Diharapkan masyarakat Kota Serang bisa mengambil suri tauladan beliau. Kemudian, bisa melanjutkan perjuangan dan tentunya mewujudkan Kota Serang yang beradab, berdaya dan berbudaya," tuturnya kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri.***

Bagikan: