Pikiran Rakyat
USD Jual 14.048,00 Beli 14.146,00 | Cerah berawan, 31.2 ° C

PDIP Siapkan Penjaringan Calon Kepala Daerah 2020

Muhammad Irfan
ILUSTRASI.*/DOK PR
ILUSTRASI.*/DOK PR

JAKARTA, (PR).- Meski proses Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 masih cukup jauh, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengaku sudah mempersiapkan diri. Ketua DPP PDIP Bambang DH menyebut, paling tidak sejak September 2019 ini pihaknya sudah akan menjaring nama-nama potensial yang mungkin akan berlaga di daerahnya masing-masing.

Menurut Bambang, persiapan ini tak muluk-muluk. Mengacu pada panduan SK DPP nomor 031A, PDIP sudah biasa mempersiapkan penjaringan selambat-lambatnya satu tahun sebelum Pilkada. Prosesnya pun bertahap dari tingkat Kota/Kabupaten.

"Nanti proses di KPU kan baru berjalan mulai Februari, masih ada waktu. Jadi kalau proses awal bisa dimulai September ini, paling lambat 30 September karena Pilkada 2020 kan jatuh pada 23 September 2020. Ini kita harus tertib, disiplin untuk memulai pemenangan Pilkada 2020," kata Bambang di kantor DPP PDIP, Senin, 5 Agustus 2019.

Meski baru dimulai September, Bambang menyebut di beberapa daerah pengurus sudah mulai melakukan penjaringan. Hal itu menurut Bambang akan menguntungkan partai dalam pilkada nanti.

"Memang dinamikanya sudah sangat bagus, beberapa daerah sudah mulai curi start dan ini kita pandang positif, karena persiapan jadi semakin baik," ucapnya.

Adapun kriteria calon yang ditilik oleh PDIP adalah mereka yang punya ideologi kebangsaan kuat. Hal ini dibutuhkan agar kader yang direkrut tidak bertentangan dengan ideologi partai yang berasaskan nasionalisme ini.

“Jangan sampai persoalan ideologi masih ganjalan," kata Bambang.

Hal lain yang akan jadi pertimbangan yakni soal pemahaman calon kepala daerah terhadap wilayah. Calon kepala daerah yang ingin diusung oleh PDIP juga harus berkomitmen pada konstitusi.

“Akan sangat naif kalau kepala daerah persoalan wilayahnya saja tidak tahu, potensi wilayahnya tidak tahu, setelah itu komitmen terhadap konstitusi terhadap ideologi," ucap dia.

Sementara itu Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristianto memastikan partainya tak akan merekrut tokoh dari partai lain untuk dicalonkan pada Pilkada 2020 nanti. Menurutnya, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu akan merekrut calon dari jalur intelektual dan kepala daerah.

"Untuk kami wajib tiap calon kami dorong, beliau kami rekrut dari jalur intelektual, cendekiawan dan jalur kepala daerah. Jadi kami bukan rekrut dari kader-kader partai lain seperti itu," kata Hasto.

Untuk diketahui, pada 2020 sebanyak 200-an provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia akan menggelar pemilihan umum. Adapun di Jawa Barat ada delapan kabupaten/kota yang kebagian, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Depok. 

Sampai saat ini, KPU bersama Komisi II dan sejumlah pihak terkait masih terus mematangkan persiapan Pilkada Serentak ini. Hal itu mencakup pada aturan main, jadwal kampanye, dan lain-lain.***

Bagikan: