Pikiran Rakyat
USD Jual 14.282,00 Beli 14.184,00 | Cerah, 23.4 ° C

Pendakian ke Puncak Gunung Slamet Ditutup, Ini Alasannya

Eviyanti

SEJUMLAH rambu sudah dipasang, untuk memperingatkan para pendaki tidak diperkenankan menuju puncak Gunung Slamet.*/EVIYANTI/PR
SEJUMLAH rambu sudah dipasang, untuk memperingatkan para pendaki tidak diperkenankan menuju puncak Gunung Slamet.*/EVIYANTI/PR

PURBALINGGA, (PR).- Pendakian ke puncak Gunung Slamet melalui pos Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, hingga walktu tak terbatas ditutup sementara. Penutupan untuk upaya konservasi dan menghindari kebakaran hutan.

Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur, Didiet Widhi Hidayat mengatakan, penutupan dilakukan mulai 22 Juli hingga waktu tak terbatas. "Pendakian sementara kami tutup mulai 22 Juli hingga waktu tak terbatas. Sesuai kebutuhan nanti," katanya Jumat 19 Juli 2019.

Penutupan jalur pendakian Gunung Slamet melalui Bambangan ini dilakukan untuk pemulihan ekosistem sepanjang jalur pendakian, konservasi, pembersihan sampah serta  pemasangan rambu-rambu jalur pendakian.

"Untuk saat ini yang penting adalah upaya mencegah kebakaran hutan. Kemarau menyebabkan hutan di Gunung Slamet rawan kebakaran," jelasnya

Keberadaan pendaki di Gunung Slamet rawan terhadap kemungkinan terjadi kebakaran, seperti pembuatan api unggun dan pembuangan puntung rokok sepanjang jalur pendakian.

Pihaknya saat ini gencar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan. Selain itu sudah melakukan  pemasangan rambu-rambu penutupan. 

"Setiap pendakian selalu membuat api unggun. Kejadian kebakaran hutan sebagian besar karena saat mematikannya api tidak benar-benar mati. Dengan penutupan salah satunya juga akan mengurangi risiko kebakaran hutan," kata Didiet.

Kemudian penataan jalur pendakian,  sampah hingga penertiban warung-warung yang banyak bermunculan di pos  pendakian juga rawan memicu kebakaran. "Kita butuh waktu untuk penataan. Sehingga belum bisa menentukan pendakian kapan akan dibuka kembali," terangnya.

Penutupan jakur  pendakian Gunung Slamet melalui Bambang, merupakan kedua kalinya, pada  10 Januari 2019 hingga tanggal 2 Maret 2019 lalu pernah ada penutupan untuk pemulihan ekosistem.***

Bagikan: