Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Umumnya cerah, 19.6 ° C

Korban Mutilasi PNS Warga Cileunyi, Pelaku Pembunuhan Seorang Residivis

Eviyanti
ILUSTRASI  korban mutilasi/DOK. PR
ILUSTRASI korban mutilasi/DOK. PR

PURWOKERTO, (PR).- Kapolres Banyumas Jawa Tengah AKBP Bambang Salamun Yudhantara memastikan korban mutilasi seorang seorang PNS berinisial KW berusia 51 warga Cileunyi Kabupaten Bandung Barat.

Identitas korban diketahui dari pengakuan tersangka Deni Riyanto (35) warga Gumelem Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jateng, yang berhasil dibekuk Unit Reserse Polres Banyumas.

Pelaku seorang residivis, ditangkap di Tanjung Purwokerto Selatan, Kamis 11 Juli 2019 saat akan menagih uang hasil penjualan kendaraan korban di salah satu dealer di wilayah Tanjung Purwokerto Selatan

Untuk memastikan korban, kata Kapolres,  pihaknya akan melakukan tes DNA dengan mengirimkan potongan tubuh ke Jakarta.

"Kami sudah kirim potongan tubuh ke ke Rumah Sakit Polri  untuk tes DNA. Keluarga korban juga sudah  kami hubungi  untuk diambil DNA untuk mencocokkan identitas," kata Kapolres Jumat 12 Juli 2019.

Potongan tubuh korban ditemukan di dua lokasi pembakaran, yakni di Desa Sampang Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebuman, Jateng, sebagai lokasi pembakaran pertama. Selain itu di lokasi pembakaran kedua di Dusun Plandi Kecamatan Tambak Banyumas.

"Di Sempor setelah kita cek kondisi jasad memang sudah hangus terbakar. Tinggal sisa-sisa tulang-belulang saja dan potong-potongan kecilnya," tambahnya

Pelaku yang baru saja keluar dari penjara dua bulan lalu, pada kasus penculikan mahasiswa,  berkenalan dengan KW melalui Facebook. Antara pelaku dan korban dimungkinkan terlibat asmara.

Keduanya sempat bertemu tiga kali, bahkan pelaku sempat pinjam uang kepada korban.

Pada suatu saat korban menagih uang yang dipinjam, mereka kemudian janji bertemu kembali. Hanya saja yang janggal, pelaku meminta agar korban membawa BPKB kendaraan Rush yang dibawa korban.

"Korban  dibunuh di Bogor, dengan memukul bagian kepala dengan pisau hingga menyebabkan luka cukup lebar. Kemudian bagian dahi dihantam dengan benda tumpul menyebabkan korban meninggal,"kata Kapolres.

Jenazahnya lalu dibawa dengan mobil Rush milik korban ke arah Gombong Kebumen

Selama dalam perjalanan pelaku memutilasi tubuh wanita malang hingga beberapa bagian.

Sampai di Desa Sampang, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, pada Senin dini hari, Jenazah korban yang sudah dalam kondisi termutilasi dibawa ke dalam gorong-gorong lalu dibakar dengan ban bekas. hingga menyisakan  tulang belulang.

Sedangkan bagian kepala dan tangan di bawa ke Dusun  Plandi, Desa Watuagung Kecamatan Tambak Banyumas. Lokasi berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara dan Kebumen. Lokasi sepi, berada jauh dari permukiman penduduk. Oleh pelaku, bagian tangan kepala kemudian dibakar. Saat itu hari mulai terang, beberapa orang sempat melihat keberadaan  tersangka sedang membakar sesuatu.

Salah satunya adalah saksi kunci yang kenal dengan pelaku. "Tersangka  mengetahui tkp pembakaran karena dia warga Banjarnegara," jelas Kapolres.

Berbekal keterangan saksi, indentitas pelaku diketahui.  Penyidik bertindak cepat, mengejar tersangka. Dari hasil pengembangan penyidikan diketahui jika kendaraan korban dijual ke salah satu dealer mobil di Tanjung Purwokerto, dengan berbekal BPKB kendaaraan Rush terjual.

Karena harga mahal, maka pihak dealer mobil tukar tambah dengan kendaraan yang lebih murah. "Transaksi dilakukan  dua kali,  saat transaski kedua kalinya Kamis kami tangkap pelaku," kata Kapolres.***

Bagikan: