Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 19.1 ° C

HP Berisikan Ajakan Duel Ditemukan di Saku Celana Mayat Tanpa Identitas 

Tim Pikiran Rakyat
SESOSOK mayat tanpa identitas menggegerkan warga Kaujon, Kota Serang, saat ditemukan tersangkut di bebatuan dan mengalami kondisi luka di bagian kepala.*/RIFAT ALHAMIDI/KABAR BANTEN
SESOSOK mayat tanpa identitas menggegerkan warga Kaujon, Kota Serang, saat ditemukan tersangkut di bebatuan dan mengalami kondisi luka di bagian kepala.*/RIFAT ALHAMIDI/KABAR BANTEN

SERANG, (PR).- Sesosok mayat tanpa identitas menggegerkan warga Kaujon, Kota Serang. Mayat tersebut, sudah terbujur kaku dengan posisi tersangkut di bebatuan dan mengalami kondisi luka di bagian kepala saat ditemukan di jembatan aliran Sungai Cibanten, Alun-alun Kota Serang, Jumat 12 Juli 2019.

Menurut informasi, mayat berjenis kelamin pria itu pertama kali ditemukan seorang warga yang hendak memancing ikan di sekitar sungai pada pukul 15.30. Karena tidak mengenali sosok tersebut, warga lalu melaporkannya ke kantor polisi terdekat.

"Awalnya ditemukan sama orang yang mau mancing. Dia ngasih tahu ke warga lain. Pas dicek, benar itu mayat," kata Eka (27), salah seorang saksi mata saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Mengetahui informasi tersebut, warga lalu berduyun-duyun datang ke lokasi. Namun, warga kesulitan untuk mengenalinya lantaran tidak ada identitas apapun yang menempel di tubuh korban. "Enggak ada identitas, cuma ada HP (handphone) doang," ujarnya.

Warga yang datang ke lokasi, menduga sesosok mayat itu merupakan korban pembunuhan. Selain ditemukan luka bekas kekerasan di bagian kepala, isi percakapan telepon genggam korban juga menunjukan adanya komunikasi dengan seseorang untuk mengajaknya berduel. "Iyah, pas dicek HP-nya ada isi SMS ribut ngajak ketemuan," tuturnya.

Kanit Reskrim Polsek Serang Ipda Juandi mengatakan, mayat pria tersebut pertama kali ditemukan dalam posisi tersangkut di bebatuan sungai dengan kondisi penuh luka di bagian kepala. Polisi yang datang ke lokasi, tidak menemukan identitas dan hanya menemukan ponsel di saku celana korban.

"Tadinya ada dua orang yang mancing melihat sesosok mayat. Lalu memberi informasi kepada warga bahwa ada mayat. Setelah itu warga melapor ke Polsek,” kata Ipda Juandi.

Polisi yang tiba di lokasi, kesulitan untuk mengidentifikasi identitas dari mayat tersebut. Petugas hanya bisa memperkirakan bahwa korban berusia sekitar 35-40 tahun.

Untuk kebutuhan penyelidikan, mayat itu kemudian dibawa petugas ke Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara Serang. Juandi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban sebelum hasil autopsi keluar.

"Enggak ada identitas apapun. Korban yang jelas berjenis kelamin laki- laki kurang lebih 35-40 tahun. Dugaan sementara sedang kita selidik, sementara kita bawa ke forensik RSDP Serang untuk diautopsi,” ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Rifat Alhamidi.***

Bagikan: