Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sebagian cerah, 28.2 ° C

Warga Kampung Pasar dan Pekarungan Menunggu Perbaikan Jembatan Gantung

Tim Pikiran Rakyat
WARGA Kamung Pasar dan Pekarungan sangat mengharapkan perbaikan jembatan gantung di wilayah mereka.*/RIZKI PUTRI/KABAR BANTEN
WARGA Kamung Pasar dan Pekarungan sangat mengharapkan perbaikan jembatan gantung di wilayah mereka.*/RIZKI PUTRI/KABAR BANTEN

SERANG, (PR).- Jembatan gantung yang menghubungkan antara Kampung Pasar, Kelurahan Kota Baru dan Kampung Pekarungan Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang baru akan dikerjakan pada bulan Juli ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang M. Ridwan mengatakan, jika pihaknya sudah melakukan pengecekan dan akan dikerjakan dalam bulan ini juga. "Kemarin sudah dicek. Sudah akan mulai dikerjakan nanti, di bulan Juli ini," katanya, Senin 8 Juli 2019.

Sebelumnya, memang, dikatakan Ridwan perbaikan jembatan tersebut akan dilakukan di tahun ini juga. Namun, untuk perencanaan dan pengerjaannya masih membutuhkan proses yang cukup panjang. Sehingga, baru bisa dilaksanakan pada bulan ini. Pihaknya juga telah melakukan pengecekan beberapa kali untuk perbaikannya.

"Itu kan sudah direncanakan, tapi masih bertahap. Kami lihat dulu seperti apa nanti, dan kami lakukan survei. Jadi dilakukan perbaikan di bulan ini. Rencananya juga akan kami buat sama seperti semula, sekitar 1,5 meter untuk lebar jembatannya. Seperti diawal lagi saja," katanya.

Dia mengatakan, semua bergantung pada masyarakat. Apabila menginginkan lebih lebar lagi, pihaknya akan menambah ukuran. "Bergantung masyarakatnya, tapi saya rasa mereka maunya seperti semula lagi, dengan lebar dan model jembatan gantung. Paling nanti diganti sling dan lantainya. Kalau sebelumnya kan kayu, nanti diganti dengan besi plat," ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri.

Untuk pengerjaan perbaikan jembatan tersebut, ia mengatakan membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat bulan, dengan total anggaran sekitar Rp 1,6 miliar.  "Anggaran sekitar Rp 1,6 miliar, lama pengerjaan sesuai dengan perencanaan itu sekitar tiga sampai empat bulan atau 120 hari kerja," ucapnya.

Sementara, seorang warga Pasar Lama Sobari mengatakan, jika pemerintah menjanjikan perbaikan tersebut dilakukan sebelum lebaran. Hingga akhirnya dijanjikan kembali setelah lebaran. "Bilangnya sebelum lebaran mau diperbaiki, terus bilang lagi katanya habis lebaran ini. Tapi sampai sekarang belum, cuma memang ada yang ke sini ngecek jembatan," ucapnya.

Sebelumnya, jembatan gantung yang menghubungkan dua kampung tersebut mengalami kemiringan akibat dua sling yang terputus. Sehingga mengakibatkan jembatan itu terputus dan orang-orang yang berada diatasnya pun ikut terjatuh.***

Bagikan: