Pikiran Rakyat
USD Jual 14.106,00 Beli 13.806,00 | Sebagian berawan, 20.3 ° C

Jokowi Kalah di Banten, Posisi Asep Terancam Diganti

Tim Pikiran Rakyat
null
null

SERANG, (PR).- Posisi Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Asep Rahmatullah terancam diganti, usai kekalahan paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilu 2019. Isu itu, berhembus jelang digelarnya Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten pada 10 Juli 2019.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber di internal DPD PDIP Banten, sejumlah kader partai berlambang banteng saat ini sudah merasa kecewa dengan kinerja Asep Rahmatullah. Mereka pun sepakat untuk melengserkan Asep di jabatan ketua DPD, setelah gagal memenangkan paslon Jokowi-Ma’ruf dan mengangkat suara partai di Provinsi Banten.

“PDIP itu seperti militer. Ketika gagal atau tidak mencapai target, pasti akan ada sanksi. Sanksi yang terberat adalah harus turun dari posisinya saat ini,” kata sumber di intenal PDIP Banten yang meminta wartawan agar merahasiakan namanya, Selasa 9 Juli 2019.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPD PDIP Banten Asep Rahmatullah tidak membantah bahwa agenda rakerda besok (hari ini) akan ada restrukturisasi di tubuh partai. Namun, dia mengklaim pergantian posisi ketua tidak mungkin bisa dilakukan dalam konferda PDIP Banten.

“Untuk pleno pergantian ketua DPD itu mekanismenya harus menunggu restu dari Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri). Sementara, sekarang ibu ketum posisinya belum pulang dari Cina,” kata Asep.

Bisa bertahan

Asep pun memastikan, jika terjadi perombakan di tubuh DPD PDIP Banten, dia optimis masih bisa menjabat struktur tertinggi di partai berlambang banten tersebut. Pilihan paling realistis, kata Asep, dia masih bisa bertahan di posisi sekretaris atau bendahara DPD.

“Kalau pun saya terkena evaluasi, paling jelek ya di posisi itu. Kalau untuk isu pergantian Asep Rahmatullah, itu kan ukurannya kalau kata saya hanya asumsi saja,” ujar politisi yang saat ini masih menjabat Ketua DPRD Banten tersebut.

Pengamat politik Untirta Suwaib Amiruddin menilai, isu perombakan besar-besaran di tubuh PDIP Banten tidak efektif jika harus dilakukan pada konferda nanti. Sebab menurutnya, tanggung jawab atas kegagalan paslon Jokowi-Ma’ruf pada Pemilu 2019, bukan hanya terjadi di Banten. Namun juga, merupakan tanggung jawab dari para pengurus kabupaten/kota.

“Bagaimana pun, Pak Asep sudah mampu mengondisikan suara PDIP di tataran legislatif. Kalau mengenai masalah pilpres, itu sebenarnya bukan Banten saja yang kalah. Di beberapa daerah lain juga terjadi,” katanya.

Selain itu, Suwaib menilai sosok Asep sudah memiliki pengalaman dan bisa menjadi ikon di PDIP Banten. Terlebih, isu pergantian ketua dinilai Suwaib terlalu berisiko karena sudah dekat dengan gelaran Pilkada Serentak 2020. 

“Kalau didorong ada ketua baru, itu juga akan menyulitkan membangun infrastruktur partai karena menghadapi Pilkada 2020. Sepertinya harus memertimbangkan kembali kalau Pak Asep diganti,” ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Rifat Alhamidi.***
 

Bagikan: