Pikiran Rakyat
USD Jual 14.260,00 Beli 14.162,00 | Sebagian cerah, 28 ° C

Sempat Buat Resah Warga, Monyet Ekor Panjang Akhirnya Tertangkap

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI monyet ekor panjang tertangkap.*/ANTARA
ILUSTRASI monyet ekor panjang tertangkap.*/ANTARA

SERANG, (PR).- Monyet ekor panjang yang sempat membuat resah warga Kampung Unyur, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang akhirnya masuk kedalam kandang jerat atau perangkap yang dipasang oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Jawa Barat Wilayah I Serang.

Meski sudah tertangkap, warga masih merasa sedikit khawatir karena baru satu ekor monyet yang tertangkap. Sementara dua ekor lainnya masih berkeliaran di sekitar pemukiman. Hal itu dikatakan oleh seorang warga yang juga pelapor Deden Abdul Kodir.

"Alhamdulillah, warga juga merasa senang dan berterimakasih atas tertangkapnya seekor monyet ini. Tapi memang masih agak takut, karena dua ekor lagi masih belum tertangkap. Walaupun begitu, semoga dua monyet lainnya segera tertangkap juga agar warga bisa melakukan aktivitas di sungai dengan aman," katanya.

Ia menjelaskan, jika monyet yang tertangkap tersebut adalah yang sering menyerang warga. Akan tetapi berdasarkan pengakuan warga sekitar, monyet tersebut bukanlah yang paling besar. Meski begitu, ia mengatakan, setidaknya rasa khawatir dan ketakutan warga sudah berkurang.

"Yang tertangkap itu bukan yang paling besar. Tapi masih ada lagi, kalau kata warga yang melihat ada yang paling besar warnanya agak putih, itu kayak rajanya. Jadi kalau yang tertangkap ini masih dibawahnya. Tapi memang yang suka menyerang itu yang saat ini tertangkap," ucapnya.

Sangat agresif

Sementara Kepala Resort Wilayah III BKSDA Serang Tuwuh Rahardianto Laban mengatakan, monyet ekor panjang yang tertangkap tersebut diperkirakan berusia sekitar lima sampai tujuh tahun. Dan terlihat monyet ini sangat agresif ketika didekat banyak orang.

"Iya, ini sudah tertangkap satu dan diperkiran berusia lima sampai tujuh tahun. Kemudian karena berjenis kelamin jantan, monyet ini sangat agresif. Menurut warga juga monyet ini yang sering melakukan penyerangan terhadap anak-anak dan warga sekitar," ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri.

Ia juga menjelaskan, kalau monyet yang tertangkap itu akan dilakukan sejumlah pemeriksaan oleh dokter hewan. Apabila dalam pemeriksaan monyet tersebut mengidap suatu penyakit, maka akan di karantina terlebih dahulu sebelum dilepasliarkan ke Cagar Alam Gunung Tukung Gede, Kampung Peninjauan, Kecamatan Gunung Sari, Kota Serang.

"Kemudian, nanti akan diberikan suntikan atau imunisasi, seperti rabies, hepatitis, dan Tuberculosis (TBC). Biasanya kami rawat dulu selama satu sampai dua minggu. Apabila hasilnya sehat dan sudah diimunisasi baru kami lepaskan. Tapi kalau sakit, itu dikarantina," ujarnya.

Selanjutnya, BKSDA juga akan memasang kembali kandang jerat atau perangkap ditempat yang sama untuk menangkap dua ekor monyet lainnya. Karena, berdasarkan laporan warga, tempat tersebut merupakan jalan keluar masuknya monyet ekor panjang.***
 

Bagikan: