Pikiran Rakyat
USD Jual 14.130,00 Beli 13.830,00 | Sebagian cerah, 27.1 ° C

Ada Diskon 50% Harga Tiket Pesawat untuk Penerbangan pada Jam-jam Ini

Tia Dwitiani Komalasari
PESAWAT Air Asia melakukan penerbangan dengan rute Denpasar-Kertajati dan sebaliknya di Bandara Kertajati, Minggu 30 Juni 2019.*/TATI PURNAWATI/PR
PESAWAT Air Asia melakukan penerbangan dengan rute Denpasar-Kertajati dan sebaliknya di Bandara Kertajati, Minggu 30 Juni 2019.*/TATI PURNAWATI/PR

JAKARTA,  (PR). - Pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mengatur diskon 50% untuk harga tiket pesawat pada waktu tertentu. Biaya penerbangan murah itu akan ditanggung bersamaan oleh maskapai penerbangan, pengelola bandara, penyedia bahan bakar, dan airnav.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan, pemerintah terus melakukan evaluasi tarif batas atas (TBA) tiket pesawat. 

"Dalam rapat koordinasi evaluasi kali ini, pemerintah bersama seluruh pihak terkait merumuskan kebijakan penerbangan murah," ujarnya usai rapat koordinasi di kantor Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin malam 1 Juli 2019.

Menurut Susiwijono, penerbangan murah tersebut tersedia hari Selasa, Kamis , dan Sabtu pada jam keberangkatan pukul 10.00-14.00 berdasarkan waktu lokal di setiap bandara.

"Pada penerbangan tersebut terdapat alokasi seat tertentu dari total kapasitas pesawat yang diberikan diskon 50% dari TBA," ujarnya.

CALON penumpang pesawat mengantre boarding pass di Bandara Kertajati, Minggu 30 Juni 2019.*/TATI PURNAWATI/PR

“Kami berkomitmen untuk tetap menyediakan penerbangan murah bagi masyarakat. Terkait Jadwal flight dan sharing cost, secara spesifik akan dibahas kembali di rakor yang akan datang,” tutur Susiwijono.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan dari Jasa Survei dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara Gatot Trihargo menegaskan, pembagian biaya tanggungan tidak akan mengorbankan sisi keamanan dari Airnav, maskapai penerbangan, maupun pengelola bandara. Dia mengatakan, kebijakan diskon berlaku pada jam-jam sepi penumpang.

"Kami mengimbau maskaapai bisa memanfaatkan kebijakan ini. Bagaimana kita bisa mengoptimalkan penumpang pada jam-jam yang okupansinya sedikit," ujarnya.

Evaluasi berkala

Susiwijono mengatakan, sejak diputuskannya rencana penurunan tarif LCC (low-cost carrier) pada rakor tanggal 20 Juni 2019, rata-rata harga tiket pesawat maskapai Lion Air terhadap TBA turun dari 54,2% menjadi 42,7%. Artinya, terdapat penurunan harga tiket 11%. Sementara nilai tarif Air Asia mencapai 38,3 % dari TBA.

"Dapat disimpulkan bahwa harga tiket pesawat maskapai LCC kelas ekonomi yang melayani penerbangan domestik di Indonesia dapat bergerak di bawah 50% TBA," ujar Susiwijono.

Dia mengakui, kenaikan harga tiket pesawat sejak November 2018  mempengaruhi jumlah penumpang angkutan udara domestik. Tercatat, Jumlah penumpang angkutan udara domestik Januari-Mei 2019 mencapai 29,4 juta orang atau turun 21,33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 37,4 juta orang.

“Jumlah penumpang terbesar tercatat di Bandara Soekarno-Hatta yang mencapai 7,2 juta orang atau 24,50 persen dari keseluruhan penumpang domestik, diikuti Juanda, Surabaya 2,3 juta orang atau 7,94 persen,” ujar Susiwijono.

Pemerintah mengevaluasi secara berkala penurunan TBA harga tiket pesawat yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019.  Hal itu dilakukan untuk memastikan terjadinya keseimbangan antara kepentingan publik dan industri terkait.***

Bagikan: