Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 23.4 ° C

Dealer Yamaha Terbakar, Dokumen Penting Hangus

Tim Pikiran Rakyat

FOTO ilustrasi kebakaran.*/DOK. KABAR BANTEN
FOTO ilustrasi kebakaran.*/DOK. KABAR BANTEN

PANDEGLANG, (PR).- Salah satu dealer Yamaha di Jln. Ahmad Yani nomor 1 Pandeglang Kecamatan Pandeglang terbakar, Minggu 30 Juni 2019.

Hal itu terjadi diakibatkan adanya korsleting arus pendek listrik yang mengakibatkan ribuan oli dan sejumlah surat dokumen terbakar.

Peristiwa tersebut berawal, saat Usep karyawan dealer Yamaha  Pusaka Abadi Motor yang saat itu baru selesai melaksanakan mandi melihat di ruangan lantai II dipenuhi dengan asap. Kemudian  Usep memberitahukan kepada para karyawan maupun mekanik untuk melakukan pemadaman api serta melakukan evakuasi barang-barang yang dapat menimbulkan api cepat merambat guna dapat mengantisipasi api agar tidak cepat membesar.

 Usep mengatakan, kebakaran diduga dari korsleting arus Listrik di area kamar pembuangan oli bekas dan peralatan sparepart (onderdil) di lantai II dealer Yamaha.

"Iya, selesai mandi ada asap di lantai dua, mungkin karena ada korslet listrik, karena ada colokan listrik yang meleleh," kata Usep kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik.

Sementara itu, Kasi Damkar, Kedaruratan dan Logistik BPBD Pandeglang, Endan Permana mengatakan, dirinya menurunkan dua unit damkar dan dibantu oleh pihak Polsek Pandeglang.

"Iya betul ada kebakaran, Tim Damkar menerjunkan 2 unit pemadam dan 1 unit tangki yang dibantu oleh Personil Polsek Pandeglang dan Polres Pandeglang di pimpin oleh Kapolsek Pandeglang Kompol Giyarto, untuk melakukan pemadaman api yang sudah membakar di bagian area kamar gudang oli bekas dan leralatan Sparepark (onderdil) dilantai II, pukul 09.30 api sudah bisa di padamkan," ucapnya.

Ia mengatakan, akibat kejadian tersebut mengalami kerugian sekitar ratusan juta rupiah, sebab ada beberapa dokumen penting yang terbakar dan ribuan kaleng oli.

"Adapun jumlah kerugian, menurut keterangan manager dealer Yamaha, dalam kebakaran tersebut kurang lebih 300.000.000.00. Namun semua karyawan bisa menyelematkan diri," ujarnya.***
 

Bagikan: