Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Cerah, 28.6 ° C

Jokowi Yakin Terhadap Kebesaran Jiwa Prabowo

Muhammad Ashari
CALON presiden Joko Widododan Prabowo Subianto mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.*/ANTARA
CALON presiden Joko Widododan Prabowo Subianto mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terkait keputusan Mahkamah Konstitusi,sebelum kunjungan kerjanya ke Osaka, Jepang, Kamis malam 27 Juni2019. Saat itu ia didampingi oleh calon wakil presiden Ma’ruf Amin.

Di awal tanggapannya, ia menyinggung tentang tahapan Pilpres dan Pileg 2019 yang telah dilalui. Bersamaan dengan putusan MK yang selesai dibacakan, proses demokrasi telah diteguhkan dengan konstitusi.

“Rakyat sudah berbicara, rakyat sudah berkehendak. Suara rakyat sudah didengar, rakyat sudah memutuskan dan telah diteguhkan oleh jalur konstitusi dalam jalan bangsa yang beradab dan berbudaya,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat telah menyaksikan proses persidangan di MK yang telah diselenggarakan secara adil, transparan, dan terbuka melalui televisi maupun media elektronik lainnya. Putusan MK adalah putusan yang bersifat final dan semua pihak hendaknya menghormati dan melaksanakan bersama-sama keputusan tersebut.

“Keberhasilan bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil patut kita syukuri bersama,” ujarnya.

Jokowi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu kembali bersama-sama membangun dan memajukan tanah air

Ia menghendaki tidak ada lagi kubu 01 dan 02. Meskipun pilihan politik berbeda, tetapi setiap pihak harus saling menghargai dan menghormati. Ia pun menyatakan bila capres dan cawapres terpilih nantinya merupakan presiden dan wakil presiden bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Saya yakin semangat kita sama, yaitu Indonesia yang bersatu untuk membangun Indonesia yang maju, mampu bersanding dengan negara-negara besar lainnya, membangun Indonesia yang menang menghadapi kompetisi global yang ketat dan membangun situasi yang unggul, yang membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.

Ia kemudian menyinggung tentang Prabowo. Jokowi menyatakan keyakinannya akan kebesaran jiwa serta kenegarawanan Prabowo dan Sandi. Mereka berdua dianggapnya memiliki visi-misi yang sama.

“Saya meyakini kebesaran hati dan kenegarawanan dari sahabat baik saya Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Uno. Beliau berdua memiliki visi yang sama dalam membangun Indonesia ke depan, Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih maju, adil, sejahtera,” ujarnya.

Jokowi kemudian mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait pemilu 2019, mulai dari KPU, Bawaslu, DKPP, Polri/TNI, MK, MA dan lembaga peradilan di bawahnya, partai politik koalisi, relawan serta masyarakat pada umumnya.

Ia menjanjikan amanah yang kembali diembannya serta cawapres Ma’aruf Amin bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya. Ia berjanji mewujudkan pembangunan yang adil, merata dan keadilan sosial seluruh bagi rakyat Indonesia. “Saya dan Maruf Amin berjanji akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden bagi rakyat Indonesia tanpa kecuali,” tuturnya.

Utuhkan kembali bangsa

Ma’ruf Amin mengatakan, keputusan MK pada hakekatnya bukan memenangkan salah satu pihak. Tetapi, untuk kemaslahatan dan kebaikan seluruh bangsa.

“Oleh karena itu, marilah keputusan ini kita sikapi untuk mengutuhkan kita kembali sebagai bangsa. Tidak ada lagi friksi-friksi karena kita adalah satu, kita adalah Indonesia,” ujarnya.

Tugas yang menanti saat ini, katanya, adalah mewujudkan cita-cita proklamasi para pendiri bangsa dalam menyejahterakan dan memajukan bangsa.

“Oleh karena itu, marilah kita bahu membahu, menyingsingkan lengan baju, mulai malam ini, dengan ucapan bismillahirohmanirrohim, kita bersama-sama membangun negeri ini untuk kebaikan semua,” katanya.***

Bagikan: