Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Umumnya berawan, 20.7 ° C

Jika Ada Perubahan Kebijakan, Nusakambangan Siap Tampung Koruptor Bandel

Eviyanti

PETUGAS melakukan penjagaaan ketat di Lapas Narkotika Nusakambangan.*/EVIYANTI/PR
PETUGAS melakukan penjagaaan ketat di Lapas Narkotika Nusakambangan.*/EVIYANTI/PR

CILACAP, (PR).- Lembaga Pemasyarakatan di  Pulau Nusakambangan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah sejauh ini belum direncanakan untuk menjadi tempat narapidana kasus tindak pidana korupsi (Tipikor). Namun demikian, jika ada perubahan kebijakan, lapas siap melaksanakannya.

Di Nusakambangan terdapat  enam Lapas yakni Lapas Batu, Besi, Narkotika, Pasir Putih, Kembang Kuning dan Permisan. "Sampai saat ini belum ada kebijakan jika Lapas di Nusakambangan akan digunakan untuk menampung narapidana kasus tipikor," kata Kepala Divisi Lapas Jawa Tengah Kanwil Kemenkumham Marasidin Siregar, saat dihubungi “PR”, Rabu 19 Juni 2019.

Beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agak napi-napi korupter yang “bandel” dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Hal ini untuk mencegah kejadian serupa “pelesiran” terpidana kasus korupsi  Setya Novanto terjadi kembali.

 Sesuai kebijakan  Direktorat Jenderal Kementrian Hukum dan HAM,  Lapas Batu sebagai super maximal  security difungsikan untuk pembinaan  napi kasus narkoba, sedangkan Lapas Pasir Putih juga katagori   lapas super max scurity  khusus untuk menangani napi  kasus  teroris. 

Sedangkan dua lainnya merupakan  Lapas  maximal  scurity, seperti  Lapas Besi dan  Lapas Narkotika untuk napi narkotika. Sementara Lapas Kembang Kuning dan Permisan untuk digunakan pembinaan napi katagori  medium security, "Namun jika ada perubahan kebijakan, kami pada tataran pelaksana harus siap melaksanakan kebijakan pimpinan Direktorat Jenderal," tambahnya.

Diakuinya, sampai saat ini belum ada kebijakan untuk  menempatkan napi tipikor di Nusakambangan

Soal Lapas Batu sebelumnya digunakan untuk eksekusi gijzeling para penunggak pajak, Menurut Marasidin saat ini Lapas Batu dengan status pengaman  super max security hanya digunakan untuk bandar narkoba, "Dulu iya untuk sandera penunggak pajak, "Saat ini dengan status sebagai lapas super max security  sudah tidak mungkin lagi. Sebab  satu sel hanya untuk satu orang, penahanan one man one cell  sehinngga tidak  mungkin dicampur dengan  napi lain,"jelasnya.

Akan tetapi, sebagai Kadiv Lapas, pihaknya berada pada tataran pelaksana, "Kami  sebagai pihak yang menjalankan tugas  pada tataran pelaksana, sehingga apabila  ada perubahan kebijakan, kami  akan siap melaksanakannya," kata Marasidin, mantan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan ketika dimintai  tanggapannya soal  usulan KPK kepada Kementriam Hukum dan HAM  agar napi kasus tipikor di Nusakambangkan.

Hal tersebut  disampaikan KPK menanggapi terpidana mantan Ketua DPR Setya Novanto yang kepergok  pelesiran di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Padahal  Novanto seharusnya mendekam di Lapas Sukamiskin.

Memunculkan efek jera

Pakar hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Profesor Hibnu Nugroho mendukung usulan  KPK agar napi tipikor dipenjararkan di Nusakambangan. Karena korupsi merupakan kejahatan luar biasa.

 Karena korupsi merupakan kejahatan luar biasa sama dengan narkoba, jadi sebaiknya pelaku-pelaku kejahatan luar biasa dikumpulkan di Nusakambangan dengan tujuan memberi efek jera. "Kami  sepakat dengan usulan KPK  sebagai upaya memberikan efek jera.

Nusakambangan  juga upaya untuk menghindari peristiwa yang sama seperti dilakukan Setya Novanto, pelesiran.***

Bagikan: