Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Cerah berawan, 28.1 ° C

Jadi korban Pencabulan Guru, Siswi SMP Hamil 4 Bulan

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi pencabulan.*/DOK. PRFM
FOTO ilustrasi pencabulan.*/DOK. PRFM

SERANG,(PR).- Tiga orang siswi salah satu SMP Negeri di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang diduga menjadi korban pencabulan oleh tiga orang oknum gurunya. Bahkan satu dari tiga orang korban tersebut saat ini sedang hamil 4 bulan

Kasat Reskrim Polres Serang AKP David Chandra Babega membenarkan pihaknya menerima laporan adanya dugaan kasus pencabulan di Kecamatan Cikeusal. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. "Iya benar ada laporan kasus tersebut. Saat ini masih dalam proses, " ujarnya kepada wartawan, Kamis 13 Juni 2019.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten, Uut Lutfi mengatakan, pihaknya sudah sempat mendatangi kediaman salah satu korban berinisial DO bersama P2TP2A Kabupaten Serang, Dinas Sosial Kabupaten Serang dan Camat Cikeusal.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, dugaan pencabulan itu dilakukan sekitar 5 bulan lalu. Namun demikian, ia mengaku belum bisa menggali secara mendalam informasi tersebut, karena saat ini korban masih trauma. "Yang kami datangi ini dia (korban) hamil 4 bulan, jadi kalau mundur ke belakang (kejadiannya) sekitar Januari, korban ini sekarang masih trauma," ujarnya saat dikonfirmasi melalui saluran telefon.

Disinggung soal korban, ia mengatakan baru mengetahui satu orang korban bernama DO yang kini sedang hamil. DO sendiri baru lulus SMP, sementara dua orang korban lainnya identitasnya belum diketahui karena belum melapor. Sedangkan untuk salah seorang pelaku diduga berinisial ON (35). "Jadi tiga guru (diduga pelakunya) dan tiga siswi, kalau keterangan di lapangan berpasangan, dilakukan di ruang laboratorium, artinya ada unsur paksaan dari si pelaku," tuturnya. 

Ia pun mengaku akan segera mendatangkan psikolog untuk membantu menangani trauma korban, termasuk juga menemui pihak sekolah. Karena ini dilakukan di jam sekolah, di sekolah yang sama, oleh guru di sekolah yang sama, dan korbannya siswi siswinya sekolah yang sama. "Takutnya diduga ada korban lain," ujarnya.

Uut mengatakan, kasus tersebut saat ini masih ditangani oleh pihak kepolisian, dan belum ada penangkapan. Namun demikian ia terus berkoordinasi agar segera mengamankan pelakunya. "Saat ini yang diduga pelaku masih dalam penanganan, belum ada penangkapan, karena masih dalam proses penyelidikan di Polres Serang Kabupaten. Kita juga saat ini masih melakukan pengembangan lanjutan. Mudah - mudan bisa menemukan korban lainnya, sehingga bisa mendapat informasi yang lengkap," tuturnya kepada wartawan Kabar Banten, Dindin Hasanudin.***

Bagikan: