Pikiran Rakyat
USD Jual 14.273,00 Beli 13.973,00 | Umumnya cerah, 19.1 ° C

Gelombang Pantai Selatan 6 Meter, Tim SAR Minta Nelayan tak Melaut

Eviyanti
DOK PR
DOK PR

KEBUMEN, (PR).- Ombak di Pantai Selatan Jawa Tengah mencapai 4-6 meter, nelayan di Kabupaten Cilacap  dan Kebumen diinstruksikan untuk tidak melaut. Gelombang pasang yang  akan berlangsung sampai dua hari ke depan menyebabkan air pasang dengan jarak luncur antara 40-50 meter.

Ketua  Tim SAR Nelayan Lawet Perkasa Kebumen,  Bedjo mengakui, nelayan di selatan Kebumen untuk sementara tidak diperkenankan melaut sebab ombak sedang tinggi. 

Instruksi tersebut sudah disosialisasikan kepada ratusan nelayan di sejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangduwur, TPI Pedalen, TPI Pasir, TPI Argopeni maupun TPI Logending. Instruksi tersebut sudah  sejak tiga hari terakhir nelayan sudah diminta berhenti melaut kemungkinan instruksi tersebut akan berlanjut sampai dua hari ke depan.

"Informasi BMKG ombak tinggi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Nelayan sudah kami instruksikan berhenti melaut, pada semua  nelayan di TPI Karangduwur, TPI Pedalen, TPI Pasir, TPI Argopeni maupun TPI Logending. Semuanya di Kecamatan Ayah,” kata Bedjo.
Rabu 12 Juni 2019.

Selain nelayan, Bedjo juga meminta agar  pengelola objek wisata di sepanjang panti selatan memperingatkan pengunjung agar berhat-hati. Dia juga meminta para pengelola tempat wisata menyiapkan Tim SAR dan tenaga sukarelawan untuk berjaga-jaga dan mencegah pengunjung mandi atau berenang di laut.  

Hal lain yang harus diwaspadai pengunjung dan wisatawan yakni adanya serangan ubur-ubur. "Sebab di Pantai Petanahan dilaporkan sudah ada pengunjung pada  lalu disengat ubur-ubur," tambahnya.

Sementara itu, ketinggian gelombang di Samudra Hindia sebelah selatan Kebumen, Cilacap, Purworejo, sampai DIY diperkirakan masih tinggi, antara 4-6 meter. Oleh karena itu, Basarnas mengeluarkan peringatan dini tentang potensi gelombang tinggi yang masih akan terjadi. “Kami mengimbau kepada pengunjung pantai untuk waspada. Demikian juga dengan nelayan diimbau agar berhati-hati jika masih melaut.

Risiko gelombang tinggi terhadap keselamatan pelayaran, baik bagi perahu nelayan, Kapal Tongkang, Kapal Ferry maupun Kapal Kargo atau Kapal Pesiar. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di pesisir selatan Jawa dan di area sekitar yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap berhati-hati dan waspada.***

Bagikan: