Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Langit umumnya cerah, 18 ° C

3 Ribu Pengunjung Padati Puncak Cibaja dan Puncak Pilar

Tim Pikiran Rakyat
KAWASAN Puncak Pilar di Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka selama libur lebaran 2019 menjadi tempat favorit bagi wisatawan.*/DOK. KABAR BANTEN
KAWASAN Puncak Pilar di Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka selama libur lebaran 2019 menjadi tempat favorit bagi wisatawan.*/DOK. KABAR BANTEN

SERANG,(PR).- Sebanyak 3 ribu wisatawan berkunjung ke Puncak Cibaja dan Puncak Pilar di Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka selama libur lebaran 2019. Jumlah tersebut jauh meningkat dibanding hari-hari biasa.

Kepala Desa Cikolelet Ojat Darojat mengatakan, selama libur lebaran sejak Idulfitri hingga hari ini kunjungan ke Cibaja dan pilar kerap ramai. "Puncak ramainya Sabtu Minggu tapi hari ini juga ramai," ujarnya, Selasa 11 Juni 2019.

Ojat mengatakan, selama libur lebaran tersebut tingkat kunjungan tak kurang dari 3 ribu orang. Jumlah ini jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya. "Malah lebih dari 3 ribu kayanya," katanya.

Menurut dia, peningkatan itu terjadi karena saat ini Puncak Pilar sudah ditata lebih baik. Kemudian juga di Puncak Cibaja sudah ada beberapa wahana yang menarik. "Dan wahana juga diperbarui, terus juga pemberitaan media jadi orang banyak tertarik untuk datang," ucapnya.

Ia mengatakan, pengunjung yang datang berasal dari lokal Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Pandeglang hingga luar Banten yakni Lampung. "Sudah mulai dikenal ke luar. Kalau di Pilar ada balon, wahana selfi, di Cibaja ada rumah pohon dan sarana camping," tuturnya.

Selain itu yang membuat meningkatnya kunjungan karena di Cibaja sudah ada jaringan listrik. "Karena Cibaja sudah ada masterplan dan kajian dari UGM, dengan pemda dan bupati instruksinya. Jadi mudah-mudahan dari kajian ini pemda membuat rencana pembangunan di Cibaja," katanya.

Ke depan, menurut Ojat, dua destinasi wisata ini akan menjadi objek wisata minat khusus. Sedangkan untuk desanya menjadi desa Eko wisata. "Mungkin kunjungan desa berbasis lingkungan. Misal kita rencana 20 tahun kedepan penataan di Pilar buat taman keragaman hayati kerjasama dengan DLH. Yang ditanam itu habitat pohon langka dan buah buahan, jadi yang datang minat khusus dari pendidikan, pencinta alam dan lainnya," ucapnya.

Kemudian, lanjut dia, dengan adanya agenda gurah danau, ke depan juga di sana akan dibangun wisata kuliner dan pemandian air panas. Ia mengatakan, dengan meningkatnya kunjungan wisata tentu berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. "Cibaja dikelola sama LMDH, pilar pribadi, tapi walau pribadi masyarakat juga merasakan dampaknya," katanya.***

Bagikan: