Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Sebagian berawan, 24.9 ° C

PN Surabaya Memvonis Ahmad Dhani Satu Tahun Penjara

Vebertina Manihuruk
TERDAKWA kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial Ahmad Dhani.*/ANTARA
TERDAKWA kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial Ahmad Dhani.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Musisi Ahmad Dhani Prasetyo divonis satu tahun kurungan penjara oleh majelis hakim yang diketuai R. Anton Widyopriono. Vonis dijatuhkan atas kasus pencemaran nama baik melalui ujaran “idiot” di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 11 Juni 2019.

"Menjatuhkan pidana selama satu tahun penjara," kata Ketua Majelis Hakim Anton pada sidang tersebut. Dalam putusan hakim, Ahmad Dhani dianggap terbukti secara sah melakukan perbuatan sebagaimana dalam Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, seperti yang dibacakan dalam dakwaan jaksa penuntut umum.

Atas putusan tersebut, Ahmad Dhani langsung menyatakan banding. Sementara, pihak Jaksa Penuntut Umum menyatakan pikir-pikir. "Kami langsung menyatakan banding yang mulia," kata Ahmad Dhani, tanpa berunding terlebih dahulu dengan penasehat hukumnya, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

Sebelumnya, Ahmad Dhani dituntut satu tahun enam bulan oleh JPU Winarko dan Nurahman. Ahmad Dhani divonis atas ucapannya yang dinilai mengandung penghinaan dan pencemaran nama baik saat acara Deklarasi Ganti Presiden yang batal dilaksanakan di Surabaya, 26 Agustus 2018.

Sidang yang digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya ini mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian Polrestabes Surabaya dan Polsek Sawahan. Tampak petugas bersiaga mengamankan saat suami Mulan Jameela itu digiring ke ruang sidang.

Dalam persidangan itu, Mulan Jameela tidak tampak di ruang sidang, berbeda dengan beberapa sidang sebelumnya di mana ia selalu menemani Dhani. Begitu juga anak-anak Dhani, mereka juga tidak tampak di lokasi persidangan.

UJARAN kebencian/UNZ

Ahmad Dhani kembali ke Rutan Cipinang

Setelah sidang digelar, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengembalikan musisi Ahmad Dhani ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Cipinang Jakarta. “Kami akan mengembalikan Ahmad Dhani ke tempat penahanan asalnya, Rutan Cipinang, Jakarta," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Jawa Timur, Richard Marpaung, saat dikonfirmasi di Surabaya usai putusan Pengadilan Negeri Surabaya.

Ahmad Dhani menjadi tahanan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta sejak penasehat hukumnya dan jaksa mengajukan banding dalam perkara lain. Perkara itu pun terkait dengan ujaran kebencian yang divonis 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada 31 Januari 2019.

Richard mengatakan, Dhani dipindahkan ke Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, atas permintaan Kejaksaan Negeri Surabaya. Kepindahan itu demi memudahkan jalannya persidangan kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya yang telah berakhir dengan vonis.

"Untuk pemindahannya kembali ke Rutan Cipinang, kami perlu waktu mempersiapkan personel, surat-surat administrasi, akomodasi, dan koordinasi dengan pihak rutan terkait," katanya. Ia memperkirakan pemindahan tersebut membutuhkan waktu sekitar seminggu.***

Bagikan: