Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Cerah berawan, 26.4 ° C

Mahkamah Konstitusi Resmi Registrasi Permohonan Sengketa Pilpres 2019 yang Diajukan Prabowo-Sandi

Muhammad Irfan
Kawat berduri terpasang di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2019. Mahkamah Konstitusi akan mulai menggelar sidang pendahuluan sengketa hasil pilpres pada tanggal 14 Juni 2019 sedangkan jadwal sidang putusan akan digelar pada 28 Juni 2019. */ANTARA
Kawat berduri terpasang di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2019. Mahkamah Konstitusi akan mulai menggelar sidang pendahuluan sengketa hasil pilpres pada tanggal 14 Juni 2019 sedangkan jadwal sidang putusan akan digelar pada 28 Juni 2019. */ANTARA

JAKARTA, (PR).- Mahkamah Konstitusi pada Selasa, 11 Juni 2019 telah mendaftarkan permohonan sengketa hasil perolehan suara dalam Pemilihan Presiden 2019 yang diajukan oleh pasangan calon Presiden-Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dengan dimulainya tahap registrasi, maka berkas permohonan sengketa Pilpres 2019 dinilai lengkap dan siap untuk dibawa ke tahap sidang panel pada 14 Juni 2019.

"Hari ini MK meregistrasi permohonan sengketa pilpres yang diajukan kuasa hukum Prabowo-Sandi, pada pukul 12.30 atau jam 13.00 WIB dalam rapat permusyawaratan hakim," ujar Juru Bicara MK Fajar Laksono di Gedung MK, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2019. 

Menurut Fajar, berkas permohonan yang diregister adalah berkas yang diajukan pertama kali pada 24 Mei 2019. Mengenai penambahan berkas atau meteri gugatan, menurut Fajar, hanya menjadi lampiran dalam berkas yang diregister.

Fajar mengatakan, penambahan berkas yang dilakukan akan dinilai oleh hakim, untuk ditentukan apakah layak atau tidak dijadikan pertimbangan dalam persidangan. 

"Itu nanti akan jadi otoritas hakim, apakah akan dipertimbangkan atau tidak. Kalau perbaikan permohonan yang sebelumnya dilakukan hanya mengenai rangkap administrasi yang disesuaikan dengan peraturan. Setelah perkara diregister, pihak termohon diberikan waktu dua hari untuk memberikan jawaban termohon. Setelah itu, persidangan pendahuluan akan digelar pada 14 Juni 2019," kata dia.

Pagi hari sebelum MK melakukan registrasi pada permohonan yang diajukan 02, Denny Indrayana salah satu tim Kuasa Hukum 02 memang datang ke MK. Datang sekira pukul 11.00 WIB, Denny menyebut kalau kedatangannya untuk melengkapi berkas perbaikan yang dimasukkan oleh pihaknya pada Senin, 10 Juni 2019 malam.

"Nanti kalau buktinya apa (yang dilengkapi), argumentasinya apa, sesuai aturan MK nomor 4 Tahun 2018 pasal 10 akan diunggah ke dalam BRPK atau Buku Registrasi Perkara Konstitusi," kata dia.

Pihaknya pun optimistis menghadapi sidang pembuktian awal pada 14 Juni 2019 nanti. Saat ditanya soal Tim Hukum Prabowo-Sandi berulang kali merevisi gugatan, Denny berdalih tak ada batasan yang diatur.

"Terkait dengan permohonan, yang pasti kami tadi mengajukan dan diregister. Jadi kita ikuti saja alur yang ada di MK, faktanya kami sudah mendapatkan print-nya," ucap dia.

Registrasi permohonan pemohon BRPK ini pun menjadi penanda bahwa proses penyelesaian sengketa hasil pemilu Presiden 2019 di MK sudah memasuki tahap keempat. Sebelumnya MK mengumumkan bahwa penanganan perkara pemilu di MK terdiri dari sebelas tahap, mulai dari pengajuan permohonan hingga penyerahan salinan putusan.***

Bagikan: