Pikiran Rakyat
USD Jual 14.471,00 Beli 14.171,00 | Sebagian berawan, 16.8 ° C

Tiba-tiba Agresif, Monyet Ekor Panjang Gigit Seorang Anak

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi monyet ekor panjang dikarantina.*/DOK. KABAR BANTEN
FOTO ilustrasi monyet ekor panjang dikarantina.*/DOK. KABAR BANTEN

SERANG, (PR).- Seorang anak berusia lima tahun di Kampung Baru Bugis, Karangantu Kota Serang terkena cakaran dan gigitan dari seekor monyet ekor panjang peliharaan warga setempat. Bermula saat anak tersebut bermain dan mendekati monyet, hingga kemudian monyet yang awalnya jinak tiba-tiba menjadi agresif ketika didekati.

Anak tersebut terkena cakaran dan gigitan pada bagian kepala, tangan dan kaki, dengan luka yang cukup dalam. Bahkan beberapa lukanya mendapatkan sejumlah jahitan karena terdapat sobekan pada kulitnya. Namun untungnya, monyet tersebut tidak ada indikasi rabies.

"Sebelumnya ada laporan penggigitan kepada kami, kemudian kami langsung melakukan karantina dan observasi selama 14 hari. Namun berdasarkan hasil observasi monyet tersebut tidak ada indikasi rabies. Seperti takut air dan peka terhadap cahaya," ujar Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan dan Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kota Serang Dr. Ratna Suryaningrum.

Kejadian penggigitan tersebut, diterimanya pada tanggal 5 Mei 2019. Kemudian, pihaknya kembali melaporkan kepada pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Jawa Barat Wilayah I Serang untuk penanganan lebih lanjut. "Jadi hari ini 21 Mei 2019 kami bersama pemilik menyerahkan hewan tersebut kepada BKSDA. Karena khawatir monyet ini akan kembali agresif dan menyerang orang lain," katanya kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri.

Saat proses karantina, monyet ekor panjang tersebut juga diberikan vaksin, dan suntik rabies, serta hepatitis B, atau suntik standar lengkap. "Sudah kami vaksin dan berikan suntik rabies dan hepatitis. Tapi memang monyet ekor panjang ini terlihat sehat dan tidak ada penyakit lain," ucapnya.

Dilepasliarkan

Sementara, Kepala BKSDA Seksi Konservasi Jawa Barat Wilayah I Serang Andre Ginson mengatakan, monyet ekor panjang yang diserahkan tersebut akan dilepasliarkan di Cagar Alam Gunung Tukung Gede, Kampung Peninjauan Kecamatan Gunung Sari Kota Serang.

"Iya, monyet ekor panjang ini kan sudah dikarantina dan sudah melalui vaksin serta suntik standar lengkap. Jadi pihak kami akan melepasliarkannya yang jauh dari pemukiman penduduk. Karena khawatir juga ini akan kembali menyerang warga, jadi kami lepas di blok berbeda atau area tertentu," ujarnya.

Sedangkan, pemilik monyet ekor panjang Godang mengatakan, kalau peliharaannya tersebut tidak seperti biasanya. Namun, karena melihat orang baru dan si monyet merasa tergnggu, sehingga menjadi agresif dan menyerang. "Biasa anak-anak suka menggoda, jadi tidak merasa nyaman. Dan kebetulan anak ini baru dilihatnya, jadi menyerang," katanya.

Ia mengaku, monyet tersebut didapatkannya dari Pasar Tamansari Kota Serang saat masih kecil. "Saya beli di pasar sana (Tamansari) dari masih kecil sampe sekarang berusia sekitar tujuh tahun. Tapi karena sudah begini, ya tidak apa-apa dibawa saja," ujarnya.***
 

Bagikan: