Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sedikit awan, 27.4 ° C

Jokowi Memutuskan Berkantor di Istana Bogor

Siska Nirmala
Polisi bersiaga membuat barikade saat mengamankan aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu RI, Selasa, 21 Mei 2019 malam.*/REUTERS
Polisi bersiaga membuat barikade saat mengamankan aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu RI, Selasa, 21 Mei 2019 malam.*/REUTERS

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo memilih untuk berkantor di Istana Kepresidenan Bogor sepanjang hari pada 22 Mei 2019, atau hari yang pada awalnya direncanakan sebagai hari pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019 oleh KPU.

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, Jokowi memutuskan untuk tetap berada di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu, 22 Mei 2019, dan belum ada agenda terbuka darinya untuk meninggalkan Istana Bogor pada hari yang sama.

Tercatat pada Rabu pagi sekitar pukul 09.35 WIB, Jokowi menerima Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di ruang kerjanya di Istana Bogor.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama sekitar 35 menit itu, Presiden mempersilakan wartawan untuk mengabadikan momentum awal pertemuan tersebut.

“Pagi-pagi sudah di sini saja, kalian tidak ke Bawaslu?” tanya Presiden Jokowi kepada wartawan, beberapa wartawan menjawab beragam.

Jokowi pada siang harinya diagendakan untuk bertemu dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

Sampai Rabu menjelang siang, beberapa kali bentrok telah terjadi antara sejumlah massa dengan aparat kepolisian di sejumlah titik di Jakarta, salah satunya bentrok antara personel Brimob di sekitar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu pagi.

Bahkan aparat melaporkan telah terjadi beberapa bentrokan antara massa perusuh dengan personel Brimob di beberapa tempat seperti Jalan Jatibaru, Jalan KS Tubun, dan Jalan Petamburan sejak Rabu dini hari.***

Bagikan: