Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Langit umumnya cerah, 20.7 ° C

Aksi 22 Mei, Izin Menengok Saudara, Azis Meninggal di Jakarta

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI aksi 22 Mei 2019.*/ANTARA
ILUSTRASI aksi 22 Mei 2019.*/ANTARA

PANDEGLANG, (PR).- Salah seorang warga Desa Rocek Kecamatan Cimanuk, Abdul Azis turut menjadi korban meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa di Jakarta, Rabu 22 Mei 2019.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Kabar Banten, Ade Taufik, almarhum berangkat ke Jakarta sudah mendapatkan izin dari orangtua, dengan membawa bekal uang Rp 200.000. Meski demikian izin yang disampaikan adalah akan menengok sanak saudara yang ada di Jakarta.

Orangtua Azis, Johani menuturkan, dirinya telah memberikan izin untuk keberangkatan almarhum ke Jakarta, dan berangkat sendiri pada pagi hari. 

“Keberangkatan Azis pergi sudah izin terlebih dahulu. Dia meminta izin untuk menengok saudaranya yang ada di di Jakarta. Saya tidak tahu kalau dia ikut demo, berangkat dari rumah sekitar jam 9 pagi, dia bilang berangkat sendiri dengan percaya diri,” tuturJohani saat ditemui di rumah kediamannya.

Ia mengatakan, sosok almarhum dikenal tidak pernah sakit, selain itu juga almarhum sangat dikenal baik dan ramah kepada semua orang. Bahkan tidak jarang membantu kedua orangtua ketika pulang dari pondok pesantren. 

“Dia tidak memiliki riwayat sakit, usianya sekitar 27 tahun putra ketiga saya, kalau di mata keluarga Azis merupakan anak yang dinomorsatukan, karena sangat membantu keluarga. Cuma dia satu yang paling cerdas, sama adik-adik di keluarganya juga dikenal sangat baik, Azis sudah 13 tahun mondok,” katanya.

Pas sahur

Sementara itu, Kades Rocek, Muhamad Azizi mengatakan, dirinya menegaskan almarhum merupakan warga desanya. Dirinya mengetahui ada warganya yang menjadi korban dalam aksi demonstrasi di Jakarta dari putranya. 

“Awal mula mengetahui kalau saudara Azis meninggal, itu pas sahur kira-kira jam setengah empat. Awalnya anak saya yang mengetahui lewat foto yang tersebar di sosial media, yang sedang telentang, pas ditanya anak siapa ini Azis? Ternyata anak Pa Njoh, meninggal atau belumnya belum jelas. Nah gambar berikutnya ada ucapan meninggal dunia,” ucapnya.

Setelah memastikan bahwa yang ada di dalam foto tersebut merupakan warganya, dirinya langsung mendatangi rumah almarhum. “Saya pergi ke rumah pa Njoh untuk mengabarkan putranya meninggal dunia. Pada saat lihat gambar yang kedua ini, ternyata memang tidak bisa disanksikan lagi bahwa orang tersebut Abdul Azis. Setahu sayak, kalau Azis itu sedang mengenyam pendidikan di pondok pesantren di Kuningan,” ujarnya.***

Bagikan: