Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 19.8 ° C

Pelaksanaan Sistem Satu Arah Jalan Tol Mudik Menunggu Keputusan Libur

Tia Dwitiani Komalasari
FOTO udara Jalan Tol Cikopo-Palimanan KM 146 di Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 19 Mei 2019. Pemerintah akan menerapkan sistem pemberlakuan lalu lintas satu arah di ruas Tol Trans Jawa dari KM 29 Cikarang ke KM 263 Brebes pada 30 Mei hingga 2 Juni untuk mengurai kemacetan saat arus mudik Lebaran 2019.*/ANTARA
FOTO udara Jalan Tol Cikopo-Palimanan KM 146 di Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 19 Mei 2019. Pemerintah akan menerapkan sistem pemberlakuan lalu lintas satu arah di ruas Tol Trans Jawa dari KM 29 Cikarang ke KM 263 Brebes pada 30 Mei hingga 2 Juni untuk mengurai kemacetan saat arus mudik Lebaran 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Polri telah menetapkan skenario sistem satu arah yang akan diberlakukan pada tol Cikampek dan Palimanan selama arus mudik dan balik berlangsung. Meskipun demikian, pemberlakuan ‎skenario satu arah tersebut masih menunggu kepastian libur lebaran.

Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri, Benyamin, mengatakan masih terdapat perbedaan persepsi lokasi dan waktu pelaksanaan jalur satu arah tersebut. Menurut dia, sebelumnya penetapan sistem satu arah rencananya akan diberlakukan mulai 31 Mei 2019 sampai 2 Juni 2019. Namun renana tersebut bisa berubah jika pemerintah menetapkan bahwa Jumat, 31 Mei 2019 merupakan hari libur.

"Kalau hari Jumat dinyatakan libur oleh pemerintah, kemungkinan orang sudah mudik sejak Rabu, karena hari Kamis kan sudah tanggal merah. Itu berarti kita sudah mulai memberlakukan tol satu arah sejak Kamis, 30 Mei 2019,"ujar dia dalam acara Forum Merdeka Barat di Kantor Kementrian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Senin, 20 Mei 2019.

‎Menurut Benyamin, sistem satu arah tersebut akan dimulai sejak km 29 tol Cikampek sampai km 262 gerbang tol Brebes. Semua gerbang tol dari arah berlawanan arus mudik tersebut akan ditutup.

Kendaraan yang berlawanan arah itu akan diarahkan ke jalur tol Pantura dan dapat masuk kembali melalui gerbang tol Cikarang Barat.

Benyamin mengatakan, skenario tersebut akan dilakukan berturut-turut. Namun tidak menutup kemungkinan arus sebaliknya akan dibuka jika kemacetan tol menurun.

"Nanti kita lihat di tenga-tengah, jika ada selah waktu antara jam 21 atau jam 22 malam, kira-kira masyarakat dari arah Jakarta kurang minatnya (menggunakan tol), kita manfaatkan untuk buka ke arah arus Jakarta," ujarnya.

Benyamin mengatakan, kepastian pelaksanaan sistem satu arah tersebut akan ditentukan pekan ini. Sistem serupa juga akan diberlakukan saat puncak arus balik.

"Sistem satu arah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Apalagi pada tol Cikampek saat ini masih ada pengerjaan proyek pembangunan pemerintah," ujarnya.

Pada mudik 2019, Benyamin mengatakan, Polri sudah memetakan ada empat daerah yang diperkirakan akan menjadi titik kemacetan. Empat titik kemacetan tersebut adalah tol Cikampek, Jalur selatan Malangbong, Pasar Tonjang Brebes, dan Pelabuhan Merak serta Ketapang.***

Bagikan: