Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Sebagian berawan, 20.1 ° C

Pendekar Banten Nyatakan Tolak Ajakan People Power

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi pendekar Banten.*/DOK. KABAR BANTEN
FOTO ilustrasi pendekar Banten.*/DOK. KABAR BANTEN

SERANG, (PR).- Pendekar Banten yang tergabung dalam Peguron Terumbu Banten menyatakan menolak adanya gerakan people power yang direncanakan akan digelar pada 22 Mei sesuai dengan agenda rekapitulasi KPU RI. Bahkan, para pendekar siap membantu pengamanan gedung KPU RI. 

Ketua DPP Peguron Terumbu Banten, Yudi Sufiyadi mengatakan, Pemilihan Umum (Pemilu) Calon Presiden (Capres) maupun Calon Legislatif (Caleg) telah selesai dilaksanakan oleh KPU secara aman dan damai, sehingga tidak perlu lagi adanya gerakan people power. 

"Jadi untuk sekarang kita percayakan sepenuhnnya kepada TNI dan Polri yang mengamankan proses perhitungan suara di KPU RI. Kita mah hanya mendoakan saja dari sini, agar Indonesia aman, damai dan tentram,"  kata Yadi seusai memimpin pernyataan sikap seluruh pendekar di Banten untuk menolak adannya People Power, di sekretariat Terumbu Banten, Jalan Raya Penggantungan, Kota Serang, Minggu 19 Mei 2019.

Dalam pernyataan sikap itu, para pendekar jiga mengimbau kepada masyarakat Banten untuk tidak ikut serta dalam gerakan People Power dan sabar menunggu hasil dari keputusan KPU RI. Para pendekar yang berjumlah 100 orang itu juga melangsungkan doa bersama. 

"Banten ini sudah kondusif aman dan nyaman. Makannya dimohon untuk warga Banten, tidak terbawa provokasi atas kabar yang tak benar. Lebih baik kita menunggu keputusan KPU RI pada 22 Mei 2019, dan doa bersama untuk kedamaian Indonesia," ucapnya kepada wartawan Kabar Banten, Masykur Ridho. 

Ia menuturkan, peserta pemilu 2019 seharusnya bisa menjunjung tinggi demokrasi dengan bersikap siap kalah dan menang. Sehingga, tidak ada yang merasasa dicurangi. "Yang kalah harus legowo. Sedangkan bagi pemenang janganlah jumawa, dan bisa merangkul seluruh komponen masyarakat setiap daerah di Indonesia," ujarnya. 

Diketahui, gerakan people power yang mengajak masyarakat melakukam aksi unjuk rasa atas dugaan adanya kecurangan pada tubuh penyelenggara begitu kencang diberbagai daerah, termasuk di Provinsi Banten.***

Bagikan: