Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 17.7 ° C

Raihan Jokowi dan Prabowo di Jawa Barat Tak Banyak Berubah

Muhammad Irfan
PETUGAS melakukan penghitungan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Tingkat Nasional Dalam Negeri dan Penetapan Hasil Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menggelar rapat pleno tersebut untuk tujuh provinsi diantaranya Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Banten, NTB, dan Sulawesi Tenggara.*/ANTARA FOTO
PETUGAS melakukan penghitungan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Tingkat Nasional Dalam Negeri dan Penetapan Hasil Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menggelar rapat pleno tersebut untuk tujuh provinsi diantaranya Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Banten, NTB, dan Sulawesi Tenggara.*/ANTARA FOTO

JAKARTA, (PR).- Perolehan suara Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Jawa Barat pada Pemilihan Presiden 2019 tak jauh berbeda dengan raihan mereka pada Pilpres 2014. Saat itu, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa mendapatkan 14.167.381 atau 59,78 persen suara sah. Sementara Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla mengamankan 9.530.315 atau 40,22 persen suara sah lainnya.

Sedangkan pada Pilpres 2019, Prabowo yang kini berpasangan dengan Sandiaga Uno meraup 59,93 persen atau 16.077.446 suara. Lebih tinggi enam juta suara dari Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang memperoleh 10.750.568 suara atau 40,07 persen.

Dalam rapat pleno rekapitulasi nasional di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Kamis, 16 Mei 2019 yang dipimpin oleh Komisioner KPU Evi Novida Ginting ini, KPU juga mencatat ada 26.828.014 suara sah dari total 27.476.079 suara yang masuk di provinsi dengan pemilih paling banyak ini.

Adapun di Pemilihan Umum Legislatif, Gerindra menjadi partai paling unggul dengan mendapat 4.320.050 suara dari 10 daerah pemilihan di Jawa Barat. Perolehan itu lebih tinggi dari elektabilitas partai-partai lain

Menyusul Gerindra, ada PDI Perjuangan di posisi kedua dengan 3.510.525 suara. Kemudian, PKS menempati posisi ketiga dengan meriah 3.286.606 suara. Pada posisi keempat ada Partai Golkar yang meraih 3.226.962 suara. Kemudian, PKB menempati posisi lima karena mendapat 1.896.257 suara

Perolehan suara parpol di Jawa Barat pada pileg kali ini berbeda dengan pemilu lima tahun lalu. Pada pileg 2014, PDIP menjadi juara di Jawa Barat dengan elektabilitas mencapai 4.159.404 suara. Kemudian, posisi kedua ditempati Golkar dengan raihan 3.540.629 suara. Gerindra saat itu menempati posisi ketiga dengan meraih 2.378.762 suara

Meski menjadi pemenang di Jawa Barat, Gerindra masih tetap berada di posisi ketiga parpol peraih suara terbanyak di skala nasional. Parpol peraih suara terbanyak sementara adalah PDIP dengan elektabilitas 22.597.612 (19,95) persen. Posisi PDIP diikuti Golkar yang mendapat 14.360.087 suara (12,68 persen). Gerindra berada di posisi ketiga dengan raihan 14.280.086 suara (12,60 persen). Kemudian, pada posisi keempat ada PKB yang mendapat 12.084.052 suara (10,67 persen)

Adapun sejumlah tokoh petahana dari Dapil Jabar diprediksi maju kembali ke Senayan. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon misalnya mendapat 230.524 suara sah di Dapil Jabar V yang meliputi Kabupaten Bogor

Pada dapil tersebut, juga ada nama mantan aktor Primus Yustisio yang maju lewat PAN. Ia diprediksi melenggang ke Senayan setelah meraih 86.983 suara. Kemudian ada pula mantan aktris yang juga caleg petahana dari PDIP, Rieke Diah Pitaloka. Rieke diprediksi lolos setelah meraup 169.729 suara sah di Dapil Jabar VII, dapil penyandang status neraka.

Di dapil itu, ada juga nama mantan cawagub Jabar Dedi Mulyadi dari Golkar dan Ahmad Syaikhu dari PKS. Mereka masing-masing meraih 169.729 suara dan 147.573 suara. Pesohor lainnya yang diprediksi lolos adalah eks presenter Nico Siahaan dengan perolehan 69.237 suara sah. Nico maju lewat PDIP di Dapil Jabar I yang meliputi Kota Bandung dan Cimahi.

Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf sekaligus Wasekjen Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily juga diprediksi lolos. Ia meraih 77.334 suara sah di Dapil Jabar 2. Di dapil yang sama, mantan aktor yang juga caleg petahana Demokrat, Dede Yusuf pun diprediksi lolos. Ia memperoleh 165.182 suara sah.

Selain itu ada nama Sekjen PAN Eddy Soeparno dan Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria yang juga diprediksi akan lolos dari Dapil Jabar III. Eddy mendapat 45.081 suara sah, sedangkan Riza mendapat 54.528 suara sah

Rekapitulasi suara tingkat nasional yang digelar mulai Jumat pekan lalu masih akan dilakukan hingga 22 Mei 2019. Jika tak ada sengketa pemilu yang diajukan ke MK hingga 25 Mei 2019, maka KPU akan menetapkan pemenang Pemilu 2019.***

Bagikan: