Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya berawan, 18.7 ° C

H-15 Lebaran, Perbaikan Jalan Harus Berhenti

Eviyanti
PERBAIKAN jalan di jalur Selatan serta jalur penghubung Purwokerto dan Jalur selatan sudah harus selesai pada H-14.*/EVIYANTI/PR
PERBAIKAN jalan di jalur Selatan serta jalur penghubung Purwokerto dan Jalur selatan sudah harus selesai pada H-14.*/EVIYANTI/PR

BANYUMAS, (PR).-  Polres Banyumas  Jawa Tengah berharap perbaikan jalan di jalur Selatan serta jakur penghubung Purwokerto dan Jalur selatan sudah selesai pada H-14 sebab pada H-15 semua pekerjaan jalan harus berhenti  untuk persiapan mudik Lebaran  2019

Peningkatan jalan dengan sistim rigid beton atau betonisasi, di   jalur selatan ruas Yogyakarta - Bandung dan antara Patikraja-Cilacap - Bandung masih dikejar penyelesiannya. "Sesuai ketentuan pemerintah selesai atau tidak selesai semua pekerjaan jalan harus dihentikan pada H-15. Sampai saat ini memang  pengerjaan peningkatan jalan di beberapa titik di Banyumas masih dikebut pengerjaannya," kata Kasatlantas Banyumas AKP Himawan Aji, Kamis 15 Mei 2019.

Berdasarkan rapat dengan pihak Bina Marga memang sudah ada target penyelesaian peningkatan kapasitas jalan hingga perbaikan jalan sudah harus selesai pada H-14. Sehingga pada H-15 sudah tidak ada pekerjaan lagi agar tidak mengganggu arus lalu lintas saat mudik   Lebaran. 

Saat ini ada lima titik pengerjaan di jalan nasional di jalur selatan di Kabupaten Banyumas hingga perbatasan Kebumen. Serta dua titik longsor wilayah perbatasan Jateng - Jabar yakni Cilacap hingga perbatasan Jabar.

Sementara di ruas jalan nasional yang menghubungkan Purwokerto-Cilacap/Bandung, pekerjaan pengecoran beton juga dilakukan di ruas Purwokerto-Patikraja, masuk wilayah Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Banyumas dengan panjang 2.1 kilometer.

"Sampai hari ini pekerjaan sudah mencapai 80 persen, tinggal menyelesaikan pengecoran sepanjang 100 meter. Sampai H-14 Insya Allah sudah selesai," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah Ajibarang-Purwokerto-Banjarnegara Ditjen Bina Marga, Christianto Budi Raharjo.

Banyak lokasi

Dia menyebutkan, dalam tahun anggaran 2019 ini, wilayah Kabupaten Banyumas mendapat alokasi anggaran perbaikan jalan sebesar Rp 49 miliar. Dengan anggaran tersebut, perbaikan jalan dilakukan di cukup banyak lokasi. "Ada yang pekerjaannya dilakukan dengan pengaspalan ulang, namun ada yang dilakukan dengan cara dicor beton," tuturnya.

Pengerjaan peningkatan kapasistas jalan n penghubung Bandung - Yogyakarta dengan pengecoran yakni wilayah perbatasan Banyumas-Kebumen hingga Buntu dengan panjang 1,7 km. Dan ritik kedua Buntu-Sampang dengan panjang 892 meter. Serta antara  Sampang-Rawalo dengan panjang 3,25 km kemudian antara Menganti-Wangon dengan panjang 4,2 km.  Kemudian pengecoran di ruas jalan Desa Klapagading Kecamatan Wangon

"Ada empat titik di jalur selatan yang saat ini sedang  dilakukan pengecoran beton, target kita pada H-14 sudah selesai," kata Pengawas Lapangan Jalan Nasional Ruas Wangon, Banyumas hingga perbatasan Jateng-DIY, Kodir.

Oleh karena pekerjaan pengecoran ruas jalan nasional dijalur selatan  tersebut dilembur dan dan dilakukan secara bergantian atau tidak langsung seluruh badan jalan sisa pekerjaan kira-kira tinggal 10 persen.

Sementara Supervisor Proyek Perbaikan Jalan Nasional Ruas Klapagading Didi Riyanto mengaku,  pekerjaan  pengecoran beton di ruas jalur selatan. "Pengecoran beton di ruas jalan nasional Desa Klapagading Kecamatan Wangon. Ruas jalan di jalur selatan Jateng penghubung antara Bandung-Yogyakarta," tambahnya.

Sehingga total pengerjaan jalan yang kini dikebut panjangnya mencapai 10,2 km. Jalan yang tengah diperbaiki tidak diaspal melainkan dicor beton.***

Bagikan: