Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Sebagian berawan, 20.5 ° C

TKN Minta Prabowo Hormati Pilihan Rakyat

Muhammad Irfan
Dua Calon Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto berjabat tangan seusai Debat Pilpres 2019, 30 Maret 2019 lalu.*/REUTERS
Dua Calon Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto berjabat tangan seusai Debat Pilpres 2019, 30 Maret 2019 lalu.*/REUTERS

JAKARTA, (PR).- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Ace Hasan Syadzili menilai pernyataan Prabowo Subianto bukan hal baru. Pada 2014, Calon Presiden nomor urut 02 itu juga melakukan hal yang sama.

“(Dulu) Prabowo tidak menerima hasil perhitungan KPU yang memenangkan Jokowi-JK. Hal yang sama juga dilakukan dalam Pilpres 2019 ini dimana Prabowo juga menolak hasil rekapitulasi suara yang nanti akan resmi diumumkan KPU pada tanggal 22 Mei 2019,” kata Ace melalui siaran pers yang diterima wartawan, Selasa, 14 Mei 2019.

Menurut Ace, tindakan ini merupakan pembelajaran yang buruk dalam kehidupan demokrasi kita. Ini karena dalam demokrasi ada prinsip dasar yang harus dijunjung tinggi oleh siapapun yakni harus siap menang dan juga harus siap kalah. 

“Itu prinsip dasar dalam kontestasi berdemokrasi. Kita harus menghormati pilihan rakyat. Mereka telah menentukan pilihannya untuk menjadikan Jokowi-Ma’ruf sebagai Capres-Cawapres 2019 ini,” ucap Ace.

Seharusnya, sambung dia, Prabowo-Sandi malu kepada rakyat. Dalam sebuah survei dinyatakan bahwa 92,5 persen rakyat Indonesia menerima siapapun yang terpilih presidennya. “Rakyat sendiri memiliki kesadaran yang tinggi atas prinsip berdemokrasi ini. Justru elit-elitnya yang tidak siap berdemokrasi,” ucap dia.***

Bagikan: