Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Sebagian berawan, 19.9 ° C

Disnaker Sarankan Perusahaan Beri THR dalam Bentuk Uang

Wilujeng Kharisma
ILUSTRASI pemberian THR.*/DOK. KABAR BANTEN
ILUSTRASI pemberian THR.*/DOK. KABAR BANTEN

SLEMAN, (PR).- Menjelang Idulfitri 1440 H seluruh perusahaan diingatkan untuk memberikan hak-hak para pekerja. Yaitu memberikan tunjangan hari raya (THR). Mengantisipasi tidak dibayarkannya THR, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman membuka posko aduan mulai Kamis 16 Mei 2019  hingga setelah Idulfitri.

“THR itu bentuknya ada yang barang. Lalu, sisanya uang. Ada juga yang bentuknya hanya uang. Tapi kami sarankan perusahaan memberikan THR dalam bentuk uang,” kata Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih, Selasa 14 Mei 2019.

Pihaknya telah melakukan sosialisasi ke perusahaan agar bisa membayarkan THR tepat waktu. Bersama serikat pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Disnaker akan melakukan sidak ke perusahaan-perusahaan. “Biasanya, sebelum kami sidak, perusahaan telah membayarkan THR,” ucapnya.

Pengalaman sebelumnya, banyak perusahaan di Sleman yang membayarkan THR di awal. Namun, tidak jarang juga ada yang membayar mepet dengan ketentuan H-7 hari raya. “H-7 hari raya itu maksimal,”tuturnya.

Hal senada juga diungkapnkan Kabid Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja, Disnaker Sleman, M. Umar Sukarno. Ia mengatakan, jika perusahaan tidak memberi THR akan dijatuhi sanksi Pemda. Pihaknya hanya melakukan teguran lisan.

“Sanksi dari pengawas di Provinsi. Kalau ada pelanggaran, kami laporkan ke pengawas, dan mereka yang akan menindak,” ujarnya

Jika ditemukan ada perusahaan yang belum membayar THR, pihaknya hanya melakukan peringatan lisan dan tertulis. Jika setelah peringatan itu tidak diindahkan maka akan dilaporkan ke pengawas Provinsi. “Perusahaannya bisa kena denda lima persen diberikan ke pekerja yang belum mendapatkan THR,” ucapnya.

Bersasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) 6/2016 tentang THR Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan mengamanatkan, penyerahan THR diberikan paling lambat H-7 hari raya. Jika dilanggar, perusahaan wajib membayar denda lima persen dari total THR, ditambah THR yang wajib diterima oleh pekerja.

Besaran THR berbeda-beda. Tergantung masa kerja dan besaran gaji yang diterima pekerja. Rumusnya, lama bekerja (dalam bulan) dikali gaji dibagi duabelas.***

Bagikan: