Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.2 ° C

Ketua DPR: Pemerintah Tidak Panik Terkait Wacana People Power

Muhammad Ashari
PEMILU 2019.*/ANTARA
PEMILU 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, kegiatan Polri dan TNI yang terus memobilasi aparat keamanan dan melakukan langkah-langkah persuasif terkait wacana people power atau revolusi menjadi bukti bahwa keamanan nasional dan ketertiban umum terjaga. Hal itu dinilainya menunjukkan aparat masih memegang kendali. 

Bambang menilai, keputusan Pemerintah dan Polri memilih soft approach untuk isu people power dan revolusi menjadi bukti bahwa aspek keamanan nasional dan ketertiban umum masih berada dalam kendali TNI, Polri dan aparat penegak hukum lainnya. 

"Pilihan soft approach itu juga menjadi bukti bahwa pemerintah bersama TNI dan Polri tidak panik. Sebab, Indonesia pada dasarnya memang sangat kondusif hingga pasca pengumuman KPU," katanya, Minggu, 12 Mei 2019.

Bambang menambahkan, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk cemas atau khawatir. Kebisingan yang timbul karena isu-isu seputar hasil Pemilu 2019  diyakini tidak akan menjerumuskan negara ini dalam situasi tidak kondusif. 

"Tidak ada ketegangan yang mengganggu roda pemerintahan. Presiden Joko Widodo terus blusukan ke sejumlah daerah, sementara DPR pun mulai menjalani masa sidang," tuturnya. 

Ia menambahkan, daripada mengikuti isu yang digoreng para politisi, semua elemen masyarakat lebih baik fokus melaksanakan ibadah Puasa Ramadan. Menurut dia, masyarakat juga memiliki tanggung jawab yang sama agar Indonesia tetap kondusif, kendati ruang publik masih bising karena dijejali isu-isu tentang hasil Pemilu 2019.

"Masyarakat jangan terpengaruh oleh wacana-wacana maupun provokasi seperti itu. Sebaliknya, hal yang harus kita lakukan sebagai sesama anak bangsa justru mendorong semua lapisan masyarakat untuk tetap fokus pada kegiatan ibadah Puasa Ramadhan dan melakukan persiapan menyongsong Idul Fitri tahun ini," katanya.***

Bagikan: