Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Sebagian berawan, 18.5 ° C

Hati-hati Bikin Sambal, Ada Terasi Mengandung Rhodamin B

Tim Pikiran Rakyat
Bupati Pandeglang Irna Narulita melakukan sidak di Pasar Badak Pandeglang.*/ADE TAUFIK/KABAR BANTEN
Bupati Pandeglang Irna Narulita melakukan sidak di Pasar Badak Pandeglang.*/ADE TAUFIK/KABAR BANTEN

PANDEGLANG, (PR).- Hari kedua bulan suci Ramadan 1440 Hijriyah, Bupati Pandeglang Irna Narulita melakukan sidak harga di pasar tradisional Pandeglang, selasa 7 Mei 2019.

Menurut Irna, untuk saat ini harga masih relatif stabil, namun yang harus disikapi juga ditemukannya bahan berbahaya dalam makanan.

"Harga masih relatif stabil, saya harap para penjual harus hati-hati  jangan sampai mengambil barang dari agen yang nakal sehingga akan merugikan kesehatan," kata Irna usai sidak pasar.

Irna mengungkapkan, setelah ditemukannya ada makanan yang mengandung bahan berbahaya beredar, tentu akan terus dilakukan pengawasan rutin agar para pedagang lebih paham dalam memilih makanan yang akan dijual.

"Ini tentu akan merugikan bagi kesehatan, bagi produsen yang membandel nanti akan berurusan dengan penegak hukum dan satgas pangan," katanya kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik.

Terkait kenaikan harga, setelah pemantauan di beberapa pedagang, Irna menilai relatif stabil. 

"Kami khawatir ada lonjakan yang tinggi sehingga dapat merugikan konsumen, namun setelah melakukan pemantauan, ternyata harga masih relatif stabil di antaranya ayam 35 ribu/kg, bawang merah kenaikan hanya 2.000, namun bawang putih yang masih tinggi hingga ada yang 65 ribu/kg," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pemeriksaan, Penyidikan Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM, Faizal Mustofa Kamil menuturkan, telah mengambil sebanyak 26 sampel yang ada di Pasar Badak Pandeglang. Selanjutnya dilakukan tes KIT untuk mengetahui apakah ada kandungan formalin dan rhodamin B pada sampel tersebut.

"Kami menemukan 3 terasi yang  diduga mengandung rhodamin B, serta 3 bahan pokok lain yang mengandung formalin dari hasil tes KIT yakni mi basah, tahu serta cincau. Warga harus hati-hati, utamanya yang suka bikin sambal terasi. Karena ada terasi yang terindikasi mengandung rhodimin B," tuturnya.

Menurutnya, BPOM akan melakukan uji lab selama 2 sampai 3 hari untuk lebih memastikan kandungan Rhodamin B dan formalin pada ke enam bahan pokok tersebut.

"Kami akan uji lab terlebih dahulu, untuk memastikan kandungan rhodamin B dan formalin selam 2 sampai 3 hari," katanya.*** 

Bagikan: