Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 26.3 ° C

Di Cilegon, Baru Mendaftar Kartu BPJS Langsung Aktif

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI bpjs.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT
ILUSTRASI bpjs.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

CILEGON, (PR).- Jumlah kepesertaan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kota Cilegon cukup signifikan. BPJS Kesehatan Cabang Serang mencatat, peserta BPJS di Kota Cilegon mencapai 397 jiwa. Ini artinya mencapai 96 persen dari total jumlah penduduk Kota Cilegon yakni 413 jiwa.  

Tingginya jumlah kepesertaan BPJS Kota Cilegon mendapatkan apresiasi. Salah satu bentuk apresiasi ini berupa kemudahan pelayanan pengajuan kepesertaan BPJS. “Lantaran UHC (Universal Health Coverage) Kota Cilegon mencapai lebih dari 95 persen, maka ada kemudahan bagi PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBD. Jika ada peserta baru mendaftar, kartu BPJS mereka sudah bisa langsung aktif. Kalau sebelumnya kan harus menunggu 1 bulan dulu,” kata Kepala BPJS Kota Cilegon Aang Muhamad Muhyi, Selasa 30 April 2019.

Menurut Aang, fasilitas ini tidak untuk peserta BPJS mandiri. Untuk peserta nonAPBD, pelayanan kepesertaan baru tidak berubah. “Kalau untuk peserta mandiri, tetap 14 hari kerja,” ujarnya.

Aang menuturkan, sudah dilakukan pembahasan atas hasil review kualitas pelayanan kesehatan terharap masyarakat Kota Cilegon. Diketahui jika beban pelayanan kesehatan setiap dokter masih tinggi. “Pelayanan dokter di puskesmas itu kan normalnya 1 banding 5.000. Artinya satu dokter melayani 5.000 peserta JKN KIS. Tapi nyatanya, 1 dokter rata-rata melayani 12 ribu peserta JKN KIS. Itu pekerjaan rumah yang masih harus ditangani oleh Pemkot Cilegon,” ucapnya kepada wartawan Kabar Banten, Sigit Angki Nugraha.

Untungnya, di 2019 ini akan ada penambahan jumlah dokter. Sehingga rasio layanan setiap dokter berkurang. “Tadi dapat informasi dari Dinkes, jika tahun ini ada 13 CPNS dokter yang masuk. Sehingga rasionya berubah, jadi 1 banding 8.000 kalau tidak salah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Sofyeni mengatakan, pihaknya sudah membahas hal-hal terbaru dalam kaitan pelayanan JKN KIS. Mulai dari sisi pelayanan, koordinasi jumlah kepesertaan, hingga pada kepatuhan masyarakat peserta BPJS mandiri dalam membayar iuran. "Sudah dibahas pula kualitas pelayanan kesehatan tingkat puskesmas, klinik, hingga rumah sakit,” katanya.

Menurut Sofyeni, pembayaran klaim BPJS di RSUD Kota Cilegon juga semakin membaik. Pengajuan klaim rumah sakit ini pun tepat waktu. “Ini membuat pembayaran klaim dari kami tidak lagi mengalami keterlambatan. Sekarang sudah sangat bagus,” ujarnya.***

Bagikan: