Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 24.7 ° C

Sidang Isbat Penetapan Ramadan 2019 Dilaksanakan 5 Mei

Yusuf Wijanarko
PENGAMATAN hilal/DOK. PR
PENGAMATAN hilal/DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan awal Ramadan pada Minggu 5 Mei 2019 di Jakarta.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin mengatakan, sidang isbat akan dihadiri duta besar negara-negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional.

Sidang isbat juga akan dihadiri perwakilan dari Badan Informasi Geospasial, Bosscha Institut Teknologi Bandung, Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kemenag, serta Tim Hisab dan Rukyat Kemenag.

"Sidang isbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku pemerintah dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama," ujar Muhammadiyah Amin dalam siaran pers yang dibuplikasikan di situs resmi Kemenag, Sabtu 27 April 2019.

Prosesnya akan dimulai pukul 16.00 WIB diawali dengan pemaparan dari Tim Falakiyah Kemenag tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan. Sidang itsbat dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

Hasil Rukyatul Hilal dan Data Hisab Posisi Hilal awal Ramadan akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Ramadan 1440 H.

"Sidangnya tertutup, sebagaimana isbat awal Ramadan dan awal Syawal tahun lalu. Hasilnya disampaikan secara terbuka dalam konferensi pers setelah sidang," ucapnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Agus Salim mengatakan, Kemenag akan menurunkan sejumlah pemantau hilal Ramadan di seluruh provinsi di Indonesia. Mereka berasal dari petugas Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota yang bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam, serta instansi terkait setempat.***

Bagikan: